Sandi Yulianto Samah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Sang Perantau 61

Lusi memegang pundak Maya.

"Terkadang penyesalan tak pernah diawal datangnya. Terkadang kita wanita tak mau menemani lelaki dari nol. Dan memang itu nyatanya. Saat sudah punya harta terkadang lelaki tak ada gunanya di mata kita. Saat hilang baru kita sadar kalau dialah yang paling tulus dengan kita."

Maya mendongak.

"Kamu mengalaminya?"

Lusi mengangguk.

"Namanya Ilham. Seorang santrinya Romo. Anaknya sih gagah tapi disabel. Kakinya kecil sebelah kiri. Tapi ia pintar. Ia selalu mencoba mendekatiku. Dalam hati akupun suka. Tapi fikiranku berkata. Apa yang didapat bersuamikan lelaki cacat. Dak akan ada hasilnya.

Berhenti sejenak.

"Sampai suatu hari mas ku tahu dan dia dipermalukan pada semua santri lelaki. Bukan hanya itu. Ia dipukul oleh kaki tangan masku."

Lusi menghela nafas dan bulir-bulir bening mengalir di pipinya.

"Apakah yang terjadi?"

"Dia memutuskan untuk pergi malam itu juga. Aku melihatnya dari jendela kamar ku yang tak jauh dari pintu gerbang. Aku ingin menjerit memanggilnya. Tapi tak kuasa. Ya kebetulan dia sudah tamat MAN di ponpes itu."

Lusi membetulkan posisinya.

"Allah maha segalanya. Ia menerima beasiswa UNAIR dan menjadi dosen tetap di sana dan menikah dengan anak dekan Fakultas Seni. Punya enam orang anak. Kembar sepasang. Seperti nabi Adam."

Maya tersenyum simpul.

"Setelah mengetahui ia menikah, aku merasa duniaku hancur. Akupun mengambil kesimpulan untuk mengambil S2 di Jerman. Dan menetap di sini."

"Mirip dengan kisahku. Kamu tak menikah?"

Lusi menggelengkan kepalanya.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post