Hutan Yang Hilang (Hari Ke-367)
Hutan Yang Hilang #Hari ke-367
Oleh Santhy Haryani.
.
Kala subuh tiba dengan gembira kau buka jendela
Menghirup udara segar dan ucap sukur yang terdengar
Lalu mempersiapkan pendukung tugasmu hari ini
Ketika segala perkakas dan bekal siap sempurna
Kau melangkah menuju bukit kecil di belakang desa
Dalam ingatan sejak kecil diajak sang kakek
Cerita yang di dengar rimba itu hutan adat
.
Sambil bersiul memancing kicau kacer yang ramah
Memanas-manasi celotehan murai yang menawan
Kehidupan yang indah saat menyatu dengan alam
Kehidupan bahagia peramu obat dari tumbuhan
Pekerjaanmu memetik dan mengambil tumbuhan
Meracik, mencampur hingga menjadi obat
Orang kota mengatakan engkau herbalis alam
.
Lewat seratus langkah saat masuk hutan
Matamu terusik dua tiang pancang
Yang di atasnya terdapat papan pengumuman
Tanah ini milik perusahaan perkebunan
Yang tidak berkepentingan dilarang masuk
Derai air mata mu berlinang pekerjaanmu akan hilang
.
Setelah itu hari-hari buldoser hilir mudik
Traktor ekskavator dan gergaji mesin menderu-deru
Kau bersama monyet-monyet yang hilang tempat tinggal
Dan hewan lain menonton runtuhnya sebuah hutan
Berubah menjadi sebuah perkebunan
Yang mereka katakan sebuah kemajuan
Demi masa depan
.
Puisi
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan