Rumah Seratus Pintu (Hari Ke-378)
Rumah Seratus pintu #Hari ke-378
Oleh : Santhy Haryani.
.
Aku suka pintu, katamu padaku
Saat kita berkenalan
Aku tersenyum kaku
Tak tahu yang kau katakan
.
Aku ingin banyak pintu, katamu padaku
Saat kita berkeluarga
Aku tersenyum kelu
Tak paham yang kau peraga
.
Kau membangun rumah
Dengan seratus pintu
Agar rezeki berubah
Alasanmu saat menentu
.
Dibalik pintu-pintu ini
Sekarang aku duduk menanti
Dengan tangan memegang anak kunci
Penuh harap kau datang kembali
.
Di depan pintu-pintu itu
Kini aku diam menunggu
Lenganku memeluk rindu
Sarat asa ingin bertemu
.
Namun kau tak pernah pulang
Hilang di tengah samudra
Hingga waktu menjelang
Mengurungku dalam seratus gapura
.
Puisi
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan