Sebuah Perjalanan (Hari Ke-393)
Sebuah Perjalanan Hari ke-393
Oleh : Santhy Haryani.
.
Di sebuah perjalanan
Kau berhenti dan mentengadah
Seolah melaporkan lelahmu
Kepada yang tak henti melihatmu
Yang selalu melindungimu
.
Lalu kau tersenyum malu
Tersipu, merasa menjadi pengadu
Perasaan rendah karena memberi tahu
Bagimu terlalu terburu-buru
Mengadukan penatmu
.
Di setiap waktu ditentu
Kau sungkumkan kepalamu
Memuji, memuja dan meminta
Dalam tangisan rindu
Kepada yang tak henti menyayangimu
.
Kau ucapkan syukur atas napasmu
Kau berlega hati akan detak jantungmu
Kau berterima kasih atas kenikmatan untukmu
Dan semua tak dapat kau sebut
Dalam sebuah ratapan doa
.
Di sebuah perjalanan
Kau berhenti dan merunduk
Dan mendapatkan hikmah
Bagimu dunia adalah mesjid terbesar
Yang dibangun Tuhan
.
Puisi
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan