Dia (Hari Ke-441)
Dia #Hari ke-441
Oleh : Santhy Haryani
Dia
.
Untuk seorang kekasih yang tidak pernah dimiliki
Yang berjalan dalam angan dan berdiam di sanubari
Bahasa cinta yang indah mungkin sebuah puisi
Tertulis sangat manis dan menyayat hati
Untuk segala kesedihan yang tidak dia miliki
Mungkin marah atau mungkin menyesali
.
Untuk mengungkapkan rasa kesedihannya
Dia mencari kata-kata menyerbarkan kedukaanya
Barang kali menulis puisi baru di dindingnya
Berharap seseorang membaca dan kasian padanya
Dan memberi sedikit harapan cintanya
Lalu bertanya apakah puisi itu untuknya
.
Pikirannya mungkin telah hancur
Di antara pikiran sebelumnya melebur
Alur-alur penafsiran yang tidak akur
Dia menikmati kebahagian yang bersadur
Tenggelam dalam keinginan yang tak tersalur
Dalam kesendiriannya terganjal umur
.
Puisi
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan