Kerinduan Sang Ayah (Hari Ke-449)
Kerinduan Sang Ayah #Hari ke-449
.
Oleh : Santhy Haryani
.
Kau berdiri melawan angin yang deras
Daun cemara di atasmu berdesir keras
Seperti sebuah lagu yang memelas
Matamu tajam nenatap laut lepas
.
Tatapanmu lurus ke arah muara
Diantara dua menara penanda
Pintu gerbang masuknya bahtera
Menuju ke arah dermaga
.
Kau berdiri tegak disini
Diujung dermaga kecil ini
Menunggu datangnya sang putri
Dengan kerinduan membesi
.
Tiga puluh purnama kau tak pernah bertemu
Hanya dengan video call melepaskan rindu
Sejak wabah melanda hampir dua tahun berlalu
Kerinduanmu semangkin menggebu
.
Tiap hari kau tetap berdiri menunggu
Walau sang puti telah memberi tahu
Tahun ini dia tak pulang dahulu
Karena wabah masih meluru
.
Kau harap mendapatkan keajaban
Putrimu kembali ke kampung halaman
Tak tahan lagi dirimu menahan
Kerinduan di hati yang meniban
.
Puisi
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan