Melaut (Hari Ke-469)
Melaut #Hari ke-469
.
Oleh : Santhy Haryani
Laut yang kelam dan daratan hitam panjang
Perahu ditendang gelombang kecil bergoyang
Di atas bulan bulan sabit tertawan
Kau kayuh perahumu dalam kesepian
Menuju pantai mengarahkan haluan
Berhenti dipasir putih pangkalan nelayan
.
Kau duduk sebentar menikmati aroma laut
Menunggu pagi saat istrimu menjemput
Nelayan mulai berdatangan dari melaut
Sesaat kemudian pantai mulai berkabut
Dingin pagi mulai datang membalut
Membuat perasaanmu bertambah kecut
.
Kau keluarkan sebatang rokok dari tas
Bersama dengan sebuah korek api gas
Kau nyalakan agar terasa panas
Namun tak menghalangi dingin merampas
Membuat kaku dan sulit bernapas
Kau buat api unggun agar terasa panas
.
Bersama teman mengelingi api itu
Saling bercerita saking mengadu
Tentang pekerjaan yang kian meragu
Hasil sedikit dan sering tak tentu
Cuacapun tak lagi membantu
Membuat kehidupan semakin pilu
.
Saat istrimu datang menjemput
Kau hanya tersenyum kecut
Memberikan hasil tangkapan sejumput
Namun istrimu tak banyak menuntut
Terlihat senyumannya yang lembut
Yang membuatmu tetap melaut
.
Puisi
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan