Dia Menunggu (Hari Ke-490)
Dia Menunggu #Hari ke-490
.
Oleh : Santhy Haryani
Dia Menunggu
.
Dia menunggu anaknya kembali
Di gubuk kecil dia sendiri
Di pinggir hutan rimba
Di antara bukit dan lembah terbuka
Di bawah pepohonan yang menjulang
Di tepi padang alang-alang
.
Dia menunggu anaknya datang
Di gubuk reot yang hampir tumbang
Terpikirkan kenangan yang silam
Di antara pagi dan malam
Keindahannya masih terbayang
Dalam rindu yang membentang
.
Dia menunggu anaknya pulang
Di sebuah gubuk atapnya berlubang
Mengintip di dinding yang terlekang
Setiap hari mulai pagi hingga petang
Dihimpit gelisah yang meribang
Tanpa kabar anaknya menghilang
.
Dia menunggu anaknya mudik
Dalam kesepian yang bergidik
Sejak suaminya meninggal
Hanya sendirian dia tinggal
Hari demi hari berlalu
Penuh harap menunggu
.
Dia menunggu anaknya balik
Terbaring di dalam bilik
Hanya doa yang dipanjatkan
Panjang harapan kedatangan
Dari balik dinding berlobang
Berharap anaknya bertandang
.
Puisi
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan