Santhy Haryani

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Hidup (Hari Ke-497)

Hidup #Hari ke-497

.

Oleh : Santhy Haryani

.

Saat Pungguk merindukan bulan

Bayangannya malu dalam kedinginan

Terlilit kerinduan yang tersimpan

Tertutup dalam pnitu kehidupan

Terkunci sebuah gembok karatan

.

Tak tahu bagaimana cara menjelaskan

Seperti pemburu memjerat buruan

Bahwa cinta itu telah jatuh

Walau pemburu tidak membunuh

Kebebasan telah meluruh

.

Harapan-harapan yang terbuang

Berganti dengan bayang-bayang

Dan rasa takut itu mulai datang

Mengikuti masalah ketidakpastian

Yang ada hanya diam dan kepasrahan

.

Seiring waktu berjalan

Belajar dan berusaha menyesuaikan

Perlahan berjalan dalam kepatuhan

Memasukkan cerita lama dalam peti

Menyimpan rapat-rapat sampai mati

.

Tak tahu bagaimana cara bercerita

Tentang sesuatu yang di sebut bahagia

Seperti anak kecil mendapat boneka

Tak selamanya dia tertawa

Bahagia hanyalah sementara

.

Waktu terus berjalan

Terus menerus tida tertahan

Setiap detik adalah kesempatan

Mengisi hidup dengan kemaslahatan

Dan berharap sebuah keridhaan

.

Waktu adalah harta tak ternilai

Yang hilang helai demi helai

Namun semuanya akan usai

Saat nanti kita dinilai

Di hadapan yang maha merjai

.

Puisi

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post