Santhy Haryani

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Selagi Pintu Masih Terbuka (Hari Ke-485)

Selagi Pintu Masih Terbuka#Hari ke-485

.

Hasrat seperti mimpi tak kasat mata

Ketika pintu mulai terbuka

Lembaran kehidupan mulai ternganga

Berjalan dalam ingatan bergala

.

Semua telah lama terlupakan

Sekarang menuntut diselesaikan

Warna-warna yang suram

Kehidupan masa silam

.

Bingung harus mulai dari mana

Hutang masalah mulai mendera

Setiap kejadian yang telah terjadi

Membekas di dalam hati

.

Hanya kepadaNya meminta perlindungan

Atas semua kesalahan yang pernah dilakukan

Semoga diberi waktu untuk memperbaiki

Meminta maaf pada yang disakiti

.

Selagi pintu masih terbuka

Dan kita masih dapat berdoa

Memohon ampunan untuk kesalahan

Semoga kita diampunkan

.

Puisi

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post