Cucu Kecilku (Hari ke-18)
Cucu Kecilku
Hujan mulai turun lagi, cucu kecilku
Jalanan menjadi sepi
Mereka malas untuk keluar
Kita terkurung disini, cucu kecilku
Pipimu putih mulus
Terlihat urat membiru
Dalam dingin dan gelap
Di warung kecil yang pengap
Ketika hujan berhenti
Kita mulai berjalan
Berpayung di bawah matahari
Kau dalam gendongan
Saat berada di taman bunga
Nenek memetik sekuntum bunga
Dan meletakkan di telingamu
Kau cantik cucu kecilku
Engkau mulai tumbuh
Dalam dekapanku
Bergerak seperti awan kecil
Membesar dan bertambah lucu
Semoga sehat selalu
Dan diberikanNya kemudahan
Di tengah kehidupan
Yang membingungkan
Puisi
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan