Rasa (Hari ke-7)
Rasa
.
Kau menangis tersedu
Di atas sebuah batu
Memandang timbunan tanah merah
Yang bertabur bunga
.
Kau duduk bersimpuh
Di atas puing-puing rindu
Yang berserak di atas marah
Marah kepada dirimu
.
Kenangan itu membekas
Semakin lama semakin jelas
Dan tak pernah dapat terbalas
Kadang kala terkilas
.
Di batas kampung
Dikaki sebuah bukit
Sesal itu terkumpul
Kadang-kadang terbangkit
.
Di ujung kampung
Dekat timbunan tanah merah
Dalam marah kau membisu
Marah pada dirimu
.
Hari ini, kau berpamitan
Karena ingin pergi merantau
Namun rasa itu
Masih tertinggal dihatimu
.
Puisi
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan