Ternyata (Hari ke-9)
Ternyata
.
Jalan terasa semakin jauh
Saat kita lalui
Lalu kita dikalahkan lelah
Dan membuang semua keinginan
Agar dapat teap bertahan
Lambat laun kita hilang keinginan
.
Kita tak lagi berbicara tentang cinta
Cinta telah tersangkut di bintang-bintang
Bersama kerasnya kehidupan
Tak lagi berencana dan berangan
Tak boleh terpikir, bahkan mimpi pun dilarang
Tak bisa lagi mengeluh
.
Berharap menghargai semua orang
Hidup untuk semua
Dalam beberapa tahun terakhir
Semua cerita yang terbuka
Ketika masih merindukannya
Namun tak boleh menangis
.
Jalan tak lagi berliku
Jembatan panjang berlalu
Kesunyian itu seperti keharusan
Hidup membuangmu
Mengubahmu menjadi abu
Dengan sedikit arang
.
Kemudian ketika kita tiba
Di ujung jalan yang buntu
Bumi tersenyum padamu
Di ujung umur yang ada
Bukan masalah hidup atau mati
Ternyata kita salah jalan
.
Puisi
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan