Di Tepi Kehidupan (Hari Ke-21)
Di Tepi Kehidupan
.
Saat di tepi kehidupan
Dalam langkah ragu
Langkah mundur
Atau langkah maju
Sebuah kesalahan akan membuat hancur
Menjadi serpihan tertiup waktu
Seperti onggokan debu
.
Seperti berteriak kedalam jurang
Suara menggema berulang-ulang
Kian lama kian menjauh
Seolah berjalan dan hilang tak berjejak
Isak tangis penyesalan yang terjadi
Membakar dada saat diujung hidup
Seperti bara api yang membakar tubuh
.
Cerita lalu lewat di depan mata
Kenangan kebodohan masa lalu
Air mata kelabu membanjiri ingatan
Terkadang bahagia
Penuh dengan kebanggaan
Terkadang sengsara
Kisah yang kita lewati penuh kejahatan
.
Satu persatu terulang kembali
Seperti tertiup angin
Semuanya bagai sedang mengadili
Tenggelam dalam air mata kegundahan
Kesedihan yang tak tertara
Penyesalan yang tak bertanding
Saat napas tinggal satu dua
.
Saat berada di ujung kehidupan
Akal terikat di ujung napas sekarang
Tak ada langkah mundur
Juga tak ada langkah maju
Berjuang untuk memulihkan
Saat keadaan tak dapat dikendalikan
Hanya pasrah mengikuti keadaan
.
Seperti berada di tepi jurang dalam
Jika terjatuh meremukkan seluruh hidup
Merobeknya seperti kertas
Mumpung masih punya waktu
Sebelum waktu memakanmu
Perbaiki hidup walau lelah
Semoga mendapat pengampunanNya
.
Puisi
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan