Menunggu (Hari Ke-22)
Menunggu
.
Matahari sore turun di peraduan
Duduk menunggu di pelabuhan cinta
Kerinduan memenuhi dada
Di bibir pantai sore yang cerah
.
Keindahan di pantai saat senja
Warna keemasan menyinari dunia
Di ufuk matahari bulat mulai tenggelam
Keindahan yang tak ada bandingan
.
Saat manusia mulai beristirahat
Suara ombak berdendang pilu
Dalam lagu-lagu berwarna biru
Menyanyikan langgam semesta
.
Saat berjalan ke sudut pantai yang gelap
Tatapan berubah kehilangan harapan
Mencoba tegar, menambah kesabaran
Dan doa yang melayang ke langit
.
Tiap pagi kau mengantar pergi
Tiap sore kau menanti datang
Tak ada yang dapat kau katakan
Hanya senyum resah saat menunggu
.
Indahnya pantai di senja hari
Tak pernah kau nikmati
Hanya menyambut cintamu
Itu yang kau rasa perlu
.
Puisi
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan