Seir Haidah Hsb

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Buruh Tani-7
Gambar dari gogle

Buruh Tani-7

18 April 2023

@Cerpen

#Tagur hari ke-17 tahun ke-2

Seir Haidah Hasibuan

Buruh Tani-7

Merawat Ibu

Citra terluhat gelisah, netranya selalu memandang ke luar menunggu kehadiran Sita. Teman yang lainnya sudah tidsk sabar karena, waktu belajar kelompok sudah lewat.

"Baiklah teman-teman kita mulai saja semoga Sita bisa datang walau terlambat," kata Citra sembari merdih buku MTK yang akan mereka diskusikan.

Lebih kurang dua jam mereka serius dalam membahas soal MTK. Rika yang madih belum paham bertanya kepada Citra. Anak yang termasuk pintar di kelas mereka, Cikra dan Sita. Mereka berdua tidak pernah menolak saat temannya bertanya.

"Ayo, teman-teman sambil dicicipi kuenya,"Cikra menawarkan.

Usai belajar mereka ingin berpamitan namun, Citra sudah menyiapkan makan siang buat teman-temannya.

"Wah, kami sudah merepotkan Citra," tutur Mita.

"Oh, ya, hari ini Sabtu aku ada belajar kekompok di rumah Citra, pasti mereka sudah menungguku tetapi, aku harus menemani ibuku yang sedang sakit," gumam Sita di dalam hati.

Sebentar lagi Sita akan menghadapi ujian akhir, dia harus lebih tekun belajarnya . Dia ingin masuk sekolah SMP yang dia inginkan. Lantunan doa tidak pernah ia lupakan. Hanya itu yang dapat dilakukannya selain belajar.

Usai memberi makan ibunya ia pun memberi obat dan vitamin yang fibetikan dokter Hilma.

Tetiba Sita mendengar suara di depan rumahnya. Baru saja dia ingin melihat ke depan, pintu ada yang mengetuk.

"Tok, tok, tok.

Sita membuka pintunya.

"Krek".

Ternyata teman-temannya yang datang berkunjung.

"Hai, Sita, apa kabar? Tanya Citra.

"Wah, kalian ternyata, ayo masuk," Sita menyilakan mereka masuk.

Rumah sederhana dan kursi yang terbuat dari kayu sederhana hasil tukangan ayahnya.

"Maaf teman-teman bila kurang nyaman," ucap Sita lirih.

"Tidak apa-apa Sita, kami nyaman kok," balas Citra.

Mereka menanyakan alasan Sila tidak datang brlajar kelompok. Sita akhirnya menceritakan ibunya yang sakit. Dia yang merawat ibunya. Sita dua bersaudara, namun kakaknya yang bernama Ridwan sudah lama pergi merantau karena, orang tuanya tidak sanggup membiayai sekolahnya.

Berlanjut....

Jakarta, 180423

Salam literasi

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post