Penantian di Ujung Rindu-67
5 April 2023
@Cerpen
#Tagur hari ke-4 tahun ke-2
Seir Haidah Hasibuan
Penantian di Ujung Rindu-67
Tangis Osal yang histeris, membuat seisi rumah panim, termasuk Bibi Atan.
"Ada apa dengan Osal?" sampai hiteris begitu. Mungkin disengat serangga," tanya bibi panik.
Dikira Osal digigit serangga, ternyata seperti itu dia kalau bangun pagi. Apa lagi bila tidak ada Bu Lia di sampingnya memeluk tubuhnya.
Pak Reyhan tersentak mendengar tangisan Osal. Bergegas dia bangkit dari ranjangnya. Dihampirinya anaknya yang masih sesunggukan.
"Kenapa Nak Osal, ayo sama Papa, kita jalan pagi ya," ucapnya sembari menggendong Osal.
Mereka pun melangksh keluar rumah. Mentari belum menampakkan sinarnya. Hemhusan bayu di pagi itu terasa dingin hibgga menembus kulit tipis Osal dan Pak Rdyhan.
Mentari brlum mrnsmpakkan sinarnya. Hembussn bayu terasa dingin menembus kulit. Osal yang dalam gendongan Papanya sudah tidak menangis lagi. Namun, buliran bening masih menempel di matanya.
Mereka menyusuri jalan yang masih sepi. Belum terlihat kedaraan yang lalu lalang.
"Pa, ayo masuk ke rumah Bibik," ucapnya
Berjanjut....
Jakarta, 50
Salam literasi
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan