Seir Haidah Hsb

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Burh Tani-35
Sumber gamabar dari google

Burh Tani-35

#Tagur hari ke-45 tahun ke-2

Seir Haidah Hasibuan

Buruh Tani-35

Mendaftar

“Aku ingin sekolah bersama Sita, aku sedih kalau Sita tidak melanjutkan sekolahnya. Sita anak yang baik dan pintar,” sebut Citra sembari memeluk Sita.

Buliran bening tak terbendung lagi, air mata Sita menganak sungai ia tidak menyangka kebaikan Keluarga Citra memberi beasiswa kepadanhya. Ia pun melepaskan pelukannya, lalu melangkah menghampiri Ibu Citra. Sita menyentuh kaki Ibu Citra.

“Ibu, terima kasih atas kebaikan Ibu, Aku tidak akan melupakan seumur hidupku. Aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini,” tuturnya sembari menunduk dan buliran bening mengalir terus membasahi pipinya.

Tersentak Ibu Citra menyaksikan sikap Sita. Ibu Citra memegang bahu Sita.

“Ayo nak, bangunlah kami ikhlas kok memabantumu,” balas Ibu Citra sembari menitikkan air mata.

Keesokan harinya, Cikra dan Sita bersama-sama mendaftar ke sekolah yang mereka tuju. Sita mengucapkan terima kasih kepada keluarga juragannya. Semangat yang membuncah bergelayut pada dibenaknya. Sita selalu mendapat peringkat di sekolahnya, demikian juga dengan Citra.

Siang itu mentari sangat terik namun, Sita tidak pernah menghiraukannya. Ia tetap menjalaninya dengan sukacita. Dari kejauhan Rika melihat Sita pulang dengan sendiri. Dilangkahkan kakinya dengan langkah seribu hingga Rika sudah mendekati Sita. Dengan sengaja Rika menyenggol Sita, hampir saja Sita terjatuh.

“Aduh, siapa yang menyenggolku,” ungkap Sita tersentak.

“Ha, ha, ha, itu belum seberapa Sita, kamu harus menaggung sakit,” ucap Rika. Dia tidak mengira kalau Sita bisa sekolah.

“Paling-paling orang tuamu banting tulang dan pinjam sana-sini,” ungkap Rika sambil tersenyum sinis.

Sita diam membisu, tidak perlu membalas perbuatan Rika. Dia pun melanjutkan langkahnya menuju kediamannya Namun, Rika kembali menghadangnya.

“He, Sita jangan senang dulu kamu ya, sok-sok jadi orang kaya, sebentar lagi juga putus sekolah,” sembari telunjuknya mengara ke wajah Sita.

Jakarta, 160523

Salam literasi

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post