Seir Haidah Hsb

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Dia Belum Kembali

@Cerpen

#Tagur 81

Dia Belum Kembali

Musik Dance membuat pelanggan semakin larut dalam goyangan mautnya, ditambah minuman penghangat raga para pelanggan yang hadir malam itu. Wanita cantik yang melayani memikat para pelanggan.

Tak satu pun yang beranjak dari ruangan itu.

"Tambah lagi mas minumnya," ucap Mila sebagai pelayan sembari menuang minuman ke dalam gelas yang tinggal sedikit isinya.

"Boleh cantik," balas Bimo sembari meraih tangan pelayan cantik.

Senyum yang mengembang tetlihat di bibir pelayan cantik.

Di sisi lain

Kirin menyendiri di rumah mungil yang menjadi pilihan berdua.

"Biarlah deritaku kusimpan sendiri, aku tidak mau orang tuaku bersedih," bisiknya di hati.

"Ya, Tuhan berilah kekuatan kepadaku aku percaya kuasa-Mu. Lindungilah Dodiku," doanya kepada Yang Kuasa.

Dihempaskan raganya di pembaringan. Langit-langit kamar menyaksikan Kirin dalam pembaringannya.

Berhari-hari Kirin menunggu kehadiran Dodi suaminya namun, yang ditunggu tak kunjung datang.

Kirin tidak mau larut dalam kesedihannya, ia mngambil kesibukan dengsn berdagang kecil-kecilan di rumahnya.

"Mbak, kok sendiri saja! Suaminya kemana? Tanya seorang pembeli mengagetkan Kirin.

Sesaat Kirin terdiam. Sembari melayani pembeli dengan senyum yang mengembang.

Jakarta, 25 Juni 2023

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post