Niat Buruk
@Tagur 70
Cerpen
Niat Buruk
“Huu, pegawai baru saja sudah belagu,” dia menggerutu.
Pak Barun mengajak teman Cleaning servis lainnya untuk menyakiti Ridwan. Dia meniggalkan Ridwan dengan senyum sinis. Ridwan tidak menyadari bahaya yang akan menimpanya, dia terus mengerjakan pekerjaannya dengan penuh tanggung jawab.
Waktu jam pulang kini tiba, Ridwan merapikan alat kebersihannya. Eni sekretaris Ceo sudah bersiap hendak pulang, mengarahkan pandangannya ke ruang Ceo dilihatnya Ridwan masih ada di sana. Eni menyadarkan Ridwan agar segera pulang.
“Pak Ridwan sudah waktunya pulang, kenapa masih di sini?” tanyanya sembari membenahi tumpukan kertas di meja kerjanya.
“Baik, Bu, sebentar lagi, ini mau pulang kok,” imbuhnya sopan.
***
Di sisilain
Citra sangat merindukan Sita, mereka sudah lama tidak saling bertemu.
“Bagaimana ya kabar Sita, apa dia sehat-sehat,” Citra bermonolog.
Mentari semakin meninggi Citra ingin bertemu Sita, ia menghampiri ibunya yang asyik memainkan benda pipihnya.
“BU, asyik sekali main HPnya, BU, Citra izin yak e rumah Sita sudah lama tidak bertemu,” pintanya sembari menyalami dan mencium punggung tangan ibunya.
“Baiklah Nak, tetapi jangan terlalu lama pulangnya,” balas Ibunya sembari mengelus tangan Citra.
Citra melangkah meninggalkan ibunya yang masih dudk di sofa dengan HPnya. Sambil bersenandung kecil Citra menuju rumah Sita. Sedang asyik bersenandung tetiba ada yang yang memanggil nama Citra.
Jakarta, 13 Juni 2023
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
