Berharap Kekmbali Padanya
Berharap Kembali Padanya
Luka Yang Mendera ke-17
#Tagur ke-103
@Cerpen
“Kirin meraih kunci rumah dari dalam tasnnya lalu membuka pintu rumahnya.
“Mari, Bu silakan masuk,” ajak Kirin dengan tersenyum.
Mereka bertiga melangkah masuk ke dalam rumah setelah Bi Kirin membuka pintu. Dengan ramah Bi Kirin menyilakan tamunya duduk. Tetiba Bi Kirin ingat dengan Ibu yang menyapanya.
“Ibu, bagaimana kabarnya lama kita tidak bertemu? tanya Bi Kirin.
Dia menyadari Ibu paruh baya itu ternyata orang tua dari Gino. Kirin merasa malu akan pertemuannya dengan Ibu Gino. Tetiba Bu Gino menanyakan tentang keluarga Kirin.
“Kirin bagaimana kabar Doni? Aku dengar dia pernah berniat jahat kepadamu,” ucap Ibu Gino.
“Biarlah Bu, itu masa lalu kami tidak ada hubungan lagi,” imbuh Kirin.
“Begini Kirin, selama ini kami menyarankan Gino mencari pasangannya, melihat usianya sudah kepala empat dia sudah sepantasnya memiliki pasangan,” jelas Bu Gino.
Rasa bersalah menyelimuti hati Kirin, dia megira Gino sudah menikah dengan Wanita lain di tempat dia merantau. Sontak dadanya berdebar tak menentu. Ternyata Gino masih mencintainya.
Bu Gino tetiba bangkit dari tempat duduknya lalu ia berpamitan dengan Kirin. Bu Gino berharap Kirin menerima Gino menjadi suaminya.
“Maaf saya sudah merepotkan kalian,” ucap Bu Gino sembari bersalaman dan melangkah keluar.
Bu Gino pun berlalu dari pandangan Kirin.
Warna jingga di senja itu menambah keindahan desa Suka Maju. Pera petani beriringan pulang dari sawah dengan cangkul di pundaknya.
Jakarta, 21 Juli 2023
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan