Seir Haidah Hsb

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Membawa ke Rumah Sakit

Membawa ke Rumah Sakit

Luka Yang Mendera 25

@Cerpen

#Tagur 113

“Ayo, bubar-bubar,” ucap bapak paruh baya.

Sekejap saja tempat kejadian sepi, tinggalah Kirin bersama Gino. Tinggallah Gino berdua dengan Kirin.

“Kita ke rumah sakit saja Dik biar di periksa, tadi tertindih motorkan!” ucap Gino kuatir.

“Ya, Mas, badanku sakit semua nih,” balasnya merintih.

Gino memanggil temannya untuk membawakan motor kirin yang sedikit penyot. Kirin dibonceng Gino naik motor.

“Dik, hati-hati ya naiknya.”

Rasa sakit yang dialami Kirin membuat dia merasa kesulitan naik motor di belakang Gino. Pegangang yang kuat ya Dik!” ucap Gino sembarai tangannya meraih tangan Kirin lalu melingkarkan ke depan. Kirin masih malu-malu dan rishi namun, karena sakit ia pun melakukannya. Mereka akhirnya ke rumah sakit umum yang lumayan jauh dari tempat tinggal mereka.

Mentari terasa menyengat kulit, ternyata mentari sudah tepat di atas kepala. Beberapa menit kemudian mereka pun sampai di Rumah Sakit. Gino memarkirkan motornya di tempat parkir. Kirin turun dengan perlahan. Mereka langsung menuju ruang IGD. Seorang perawaat menghampiri mereka.

“Apa yang dirasakan Bu? tanya perawat.

Gino menceritakan kejadian yang menimpa Kirin. Perawat segera menangani Kirin.

“Silakan dudk Bu, mau ditensi dulu ya,” tutur perawat ramah.

Setalh ditensi perawat menanyakan bagain tubuh Kirin yang dirasa sakit. Perawat mengajak Kirin ke ruang Radiologi untuk di rontgen. Sesampai di depan puntu, Perawat meminta Gino menunggu di luar, tidak diizinkan masuk.

“Maaf Pak tunggu di luar saja ya!”

Kirin dibawa masuk ke ruang rontgen. Gino dengan penuh harap agar Kirin tidak ada masalah. Kirin juga tidak lupa melangitkan doa meminta pertolongan Tuhan. Beberapa menit kemudian, Kirin sudah selesai di rintgen, Perawat membawa Kirin ke ruang UGD. Gegas Gino beranjak dari tempat duduknya mengikuti mereka ke ruang UGD. Sembari menuggu hasil rontgen Gino melangkah keluar ingin membeli minuman dan makanan.

“Sebentar ya Dik, Mas membeli minuman dan makanan ke warung,” ucapnya.

Jakarta, 31 Juli 2023

Salam literasi

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post