Seir Haidah Hsb

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Doa Untuk Sahabat

Doa Untuk Sahabat

Buruh Tani ke-63

#Tagur 124

@Cerpen

Pikiran Sita bergerilya kepada temannya Rika yang mengidap kanker otak.

"Ada apa denganmu Nak?" Ibu perhatikan kamu banyak melamun," tanya Ibu Sita membuyarkan lamunannya.

"Eh, ya Bu, tidak apa-apa.!" "Oh, ya, sudah jam tujuh

Bu, Pak, kita makan ya," ajak Sita.

Di meja makan sudah tersedia hidangan malam.

Seperti biasa mereka selalu makan malam bersama.

Sita menyedok nasi Bapak dan Ibunya.

Sebelum makan Bapak lebih dahulu memimpin doa.

Sesaat ruangan sepi, mereka minikmati makanan sambil berpikir di venak masing-masing.

Ibu Sita masih teripikir akan sikap Sita yang banyak melamun setelah kehadiran anak juragan tanah.

"Apa sebenarnya yang mereka bicarakan?" Ibu Sita bermonolog di benaknya.

Usai makan Sita merapikan meja makan laku mencucri piring dan gelas yang kotor.

Ibu Sita menghampiri anaknya yang sudah selesai mencuci piring.

"Nak, duduk yok dekat Ibu, kamu tidak boleh menyimpan masalahmu sendiri, ceritak pada Ibu semoga ibu jisa membantu," ucap ibu penasaran.

Mereka pun duduk berdekatan. Sita yang sangat menyayangi ibunya selalu menurut.

"Tadi sebelum Citra datang, Rika dan Kak Wina juga datang Bu, Rika minta maaf atas sikapnya yang selama ini. Ternyata dia kanker otak Bu, Sita sedih bangat Bu. Kepikiran terus sama Rika.

"Oh, itu alasannya, kita doakan ya nak, semoga Tuhan mengangkat penyakitnya dan Nak Rika bisa kuliah," ucap Ibu Sita yang ikut bersedih.

Di duar tampak gelap, suara jangkrik ramai bersahut-sahutan. Sita beranjak dari kursinya melangkah menuju kamar. Dibukanya jendela menyaksikan indahnya temaram bintang dan sinar bulan menerangi jagat.

Entah apa yang ada di benak Sita. Bayu yang bertiup lemhut ke tubuh Sita membuat gigil sekujur tubuhnya. Setelah puas memandang indahnya viptaan Tuhan, perlahan dia menutup jendela.

Dilantunkannya doa memohon pertolongan Tuhan untuk mengangkat penyakit sahabatnya Rika.

Diapun merebahkan tubuhnya. Netranya yang terasa berat memhuat Sita terlelap dalam mimpinya.

Jakarta, 13 Agustus 2023

Salam literasi

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post