Berlutut di Kaki CEO
Berlutut di Kaki CEO
Buruh Tani-81
@Cerpen
#Tagur-141
CEO ternyata tidak sendirian dia membawa seorang bawahannya untuk membantu Ridwan. CEO sudah lebih dahulu menyelesaikan administrasi di bagian kasir. Ridwan yang sedari tadi merasa gelisah.
“Aduh bagai mana ya pembayaran biaya rumah sakit, aku tidak punya uang? Tanyanya di hati.
“Sudah, ayo kita berangkat. Rendra tolong bawain tas Ridwan,” titahnya.
Ridwan yang masih di tempat tidur membuat CEO heran dan bertanya-tanya.
“Ridwan ayo kita pulang jangan kuatir akan biaya rumah sakitmu, semua sudah dibayar.”
Tetiba Ridwan berlutut di hadapan CEO, dengan terbata-bata dan berkata,
“terima kasih Pak atas pertolongannya, saya tidak dapat membalas kebaikan bapak kepadaku hik, hik, hik,” serunya sambil meneteskan air mata.
Perlahan Ridwan turun dari tempat tidurnya lalu melangkah keluar kamar perawatannya. Sambil menenteng tas Ridwan, Rendra memegang lengan Ridwan sambil memapahnya. Dari lift mereka turun, lalu sebentar sudah sampai di lantai dasar. CEO melangkah menuju parkiran mobil. Ridwan dan Rendra menunggu di lobi rumah sakit.
CEO memutar mobilnya ke lobi menjemput Ridwan dan Rendra.
“Ayo, masuk,” titahnya kepada Ridwan dan Rendra.
Rendra memapah Ridwan masuk ke dalam mobil.
Bersambung….
Jakarta, 1 Agustus 2023
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan