Siapa Menutup Kaca Jendela?
Siapa Menutup Kaca Jendela?
Buruh Tani-96
#Tagur-162
@Cerpen
Pak, bagaimana pendapatmu tetang anak kita?" tanya Ibu Sita.
Kita lihat saja Bu, kalau Sita baik-bik saja.
"Baiklah Pak."
Malam semakin bergulir Orang tua Sita beranjak dari ruang tamu menuju kamar mereka. Bapak mematikan TV dan lampu.
Lantun doa terucap dari bapak dan ibu Sita. Mereka merebahkan raganya di pembaringan. Rasa lelah bekerja seharian membuat netra cepat terpejam. Suara hewan malam mengiringi tidur mereka.
Bunyi jam beker yang ada di meja kamar Sita membangunnya dari lelapnya. Sebelum beranjak dari kamarnya Sita tidak lupa mengucap syukur kepada Yang Maha Kuasa.
Dia pun melangkah ke dapur menyiapkan makanan untuk bekalnya dan kedua orang tuanya.
Sita sudah terbiasa membawa bekal dari rumah, walau pun hanya sederhana.
Usai masak Sita gegas membersihkan tubuhnya.
Pukul 05. 15 menit Sita sudah harus berangkat. Perjalan jauh ke tempat dia bekerja mengharuskan Sita berangkat lebih awal.
Ibu Sita yang sudah bangun melihat anaknya sudah rapi.
"Nak, ternyata kamu sudah bersiap-siap berangkat kerja, jangan lupa sarapan," titah ibu Sita.
"Baik Bu, Sita mau berangkat," balasnya.
Usai bersalaman kepada orang tuanya Sita melangkah meninggalkan orang tuanya. Lambaian tangan kedua orang tuanya mengiringi langkah Sita.
Halte Bis tidak jauh dari rumah Sita. Sesampai di halte sudah ada angkot yang ngetem. Tidak menuggu lama Sita masuk ke dalam angkot. Di dalam penumpang sudah banyak. Sita duduk di pojok belakang. Angkut pun melaju perlahan dan semakin kencang.
Udara pagi yang segar masuk melalui jendela kaca membuat rambut Sita yang terurai beterbangan.
Tetiba seseorang menutup kaca jendela hingga angin tidak lagi mengganggu rambut Sita.
"Siapa Menutup Kaca Jendela? Gumamnya di hati.
Bersambung....
Jakarta, 22 September 2023
Salam literasi
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan