Hanya Sesat
Hanya Sesaat
@Puisi
#Tagur 176/11
Senja itu terlihat awan menghitam
Sorak hati membuncah
Ruang panas akan berganti sejuk
Titik air jatuh satu-satu
Namun, itu hanya sesaat
Bayu telah membawamu pergi
Jauh-jauh sekali
Kini harapan kesejukan sirna
Kembali panas merajai alam
Oh, Tuhan....
Berikan kesrjukan pada bumi persada ini
Kerontang terjadi
Dedaunan berjatuhan kering
Udara tak lagi bersih
Kasihanilah kami ya Tuhan.
Engkaulah tempat kami memohon.
Ampunilah dosa dan salah kami
Jakarta, 16 Oktober 2023
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan