Maafkan Aku Sahabat
Maafkan Aku Sahabat
Buruh Tani-109
#Tagur-175/3😔
@Cerpen
"Tiadak ada yang merepotkan, jangan membantah," titah Amir.
"Aduh, gimana ya maksa bangat mentang-mentang CEO," gumamnya di hati.
Melihat pemandangan itu Vivi mematung. Akhirnya dia berbalik melangkah meninggalkan Sita.
Tetiba Sita meraih tangan Vivi.
"Maafkan aku sahabat ya," ucapnya lirih.
"Santai saja Sit, tidak apa-apa, arah kita beda kok," tukasnya meyakinkan
Sita melangkah masuk ke dalam mobil di samping sopir. Amir melajukan mobilnya perlahan meninggalkan parkiran menuju rumah Sita. Sita tidak yakin akan Amir yang sunguh-sungguh menyukainya.
Sepanjang perjalanan Sita sesekali bicara saat CEO mengajaknya bicara.
Senja mulai menyurut, mentari tak kelihatan lagi. Mobil melaju dengan lancar.
"Ternyata rumahmu jauh juga Sit, jam berapa berangkat kerja," tanya Amir penasaran.
"Hm, jam lima sudah jalan Pak," balas Sita.
"Oh."
Akir tidak menyangka sejauh itu tempat tinggalnya.
Bersambung....
Jakarta, 7 Oktober 2023
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan