Prihatin
Prihatin
Buruh Tani-110
#Tagur-176/4 😔
@Cerpen
"Ternyata rumahmu jauh juga Sit, jam berapa berangkat kerja ? tanya Amir penasaran.
Sita enggan menjawab, namun ia juga tidak tega.
"Hm, jam lima sudah jalan Pak," balas Sita.
"Oh." Aku tidak menyangka sejauh itu tempat tinggalnya," gumam Amir.
Lebih kurang tiga jam perjalanan mereka akhirnya mereka sampai di rumah Sita.
Mobil di parkir di halaman depan rumah Sita. Amir gegas membuka pintu.
Sita keluar dari mobil doa ragu mengajak Amir masuk ke dalam rumah.
"Aduh, gimana ini ajak masuk tidak ya?
Tetiba Ibu Sita membuka puntu.
"Ayo, Nak ajak temannya masuk," ucap Ibu membuyarkan lamunannya.
"Eh, iiia, Bu,"ucapnya gugup.
"Ayo, Pak silakan masuk."
Amir ikut melangka ke dalam rumah.
"Maaf Pak, kadaan rumah kami begini."
Amir masuk sembari menyapu ruangan.
"Ternya kehidupan Sita sangat prihatin," monooog Amir
Bersambung....
Jakarta, 8 Oktober 2023
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan