Seir Haidah Hsb

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Tidak Mau Berharap Banyak

Tidak Mau Berharap Banyak

Buruh Tani-118

#Tagur-176/13 😪

@Cerpen

Saat mereka tertawa tetiba CEO datang menghampiri mereka.

"Sita daŕi mana kalian?" tanya CEO dengan wajah memerah.

Sontak mereka bergeming. Vivi membulatkan matanya dan kedua tangannya menutup mulutnya. Sita yang sudah duduk di kursinya hanya menunduk.

"Sita, dari mana saja kalian? Aku mencarimu di restauran."

Tetiba Amir meraih tangannya lalu membawanya pergi.

"Maaf Pak, sebentar lagi sudah habis waktunya istirahat," sanggah Sita.

Namun, Amir tidak menghiraukannya.

"Kamu harus menemaniku makan, tidak ada sanggahan," ucap CEO sembari melangkah menuju lift.

Dia tidak mau melepaskan tangan Sita.

"Malu Pak, lepaskan tangan saya," pinta Sita.

Amir tetap saja memegang tangan Sita. Dia tidak perduli apa kata orang. Rasa sayangnya kepada Sita semakin membuncah.

Setelah keluar dari lift, Amir menghampiri mobilnya yang terparkir.

Gegas dia membuka pintu depan.

"Silakan masuk,"

Sita tidak dapat berkata apa-apa, akhirnya dia pun masuk ke dalam mobil.

Amir yang sudah lapar melajukan mobilnya menuju restauran.

Beberapa menit kemudian mereka sudah sampai.

Sita belum yakin, akan sikap CEO kepadanya dia tidak mau berharap banyak.

Bersambung...

Jakarta, 18 Oktober 2023

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post