Berkomunikasi dengan Anak
(Tantangan Hari Ke-3)
Memiliki kedekatan hubungan yang baik dengan orang tua merupakan keinginan setiap anak. Anak pasti senang apabila dapat menjadikan orang tuanya sebagai tempat berbagi cerita, menjadi teman diskusi atas hal-hal yang menarik minatnya, dan sebagai pemberi saran yang baik atas permasalahan-permasalahan yang ia hadapi.
Kita sebagai orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk anak dan memastikan bahwa di masa depan nanti sang anak tumbuh menjadi pribadi yang baik serta memiliki ilmu yang cukup untuk dirinya dan orang sekitarnya. Banyak hal yang dapat kita lakukan untuk membentuk sang anak menjadi sosok yang membanggakan, misalnya mendaftarkannya di sekolah ternama, mengajarinya budi pekerti, menjaga lingkungan pergaulannya, dan lain sebagainya. Namun terkadang kita hanya fokus dalam "membentuk" anak tetapi lupa memikirkan apa yang dirasakan dan apa yang diinginkan oleh anak. Kita tidak menyadari bahwa mungkin cara pengasuhan atau cara penjagaan yang kita lakukan terkadang membuat sang anak merasa terkekang dan akhirnya memberontak.
Hal ini biasanya disebabkan dari kurangnya komunikasi antara orang tua dengan anak. Orang tua merasa apa yang ia lakukan sudah baik dan benar tanpa memikirkan apa yang sebenarnya dirasakan oleh sang anak. Begitupula sang anak biasanya enggan mengkomunikasikan apa yang ia rasakan karena malas berdebat dan merasa orang tua tidak akan mengerti. Padahal salah satu kunci dari keharmonisan hubungan dengan anak adalah menjalin komunikasi yang baik. Untuk menangani hal ini, mulailah menyempatkan untuk berbincang dengan anak walaupun sekedar menanyakan bagaimana harinya di sekolah. Lalu, diskusikanlah peraturan-peraturan yang akan berlaku untuknya seperti batasan jam bermain handphone, batasan main di luar rumah, dan lain sebagainya. Apabila hal ini sudah disepakati oleh anak, berikanlah ia tanggung jawab dan kepercayaan atas peraturan tersebut. Selain peraturan, berikan juga tanggung jawab dan kepercayaan atas segala pilihan yang dipilih oleh anak seperti mengikuti kegiatan osis, mengikuti ekstrakulikuler basket, dan lain sebagainya. Biarkanlah anak mengeksplorasi hal-hal baru namun tetap diawasi tanpa mengekang.
Semoga hal ini dapat bermanfaat bagi kita sebagai orang tua untuk lebih memahami anak agar tercipta hubungan yang harmonis dalam keluarga
#TantanganHariKe3
#TantanganGurusiana
#SeptaArfina
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan