Hj.Septa Arfina S.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Sabar dan Ikhlas dalam Perjalanan

Jumat 27 Desember 2019 saya dan keluarga melakukan perjalanan ke Solo, dengan tujuan pertama adalah mengantar anak gadisku untuk melaksanakan UAS yang kebetulan dimulai tanggal 30 Desember 2019, kedua karena suasana libur ya sambil mengisi waktu liburan juga.

Kami berangkat pukul 9 pagi dari Karawang, saya mengingatkan anggota keluarga untuk membawa kebutuhan masing-masing agar merasa bertanggung jawab dengan diri sendiri. Dalam perjalanan saya menggunakan tol Cipali, baru keluar gerbang tol karawang Barat kami sudah dihadapkan dengan sebuah kemacetan, dimana jalan yang kami lewati tempat berarakhirnya kendaraan yang melewati tol layang Japek, jadi kendaraan menumpuk di sini , karawang Barat. Karena suasana libur, volume kendaraan juga meningkat. Saya berusaha untuk menjaga hati dan mengatur pikiran, serta mengingatkan juga pada suami yang membawa mobil bahwa yang kita lakukan adalah sabar dan ikhlas. Sambil bermacet ria kami bernyanyi dan bercerita hingga melawak dan tertawa. Akhirnya macet terlewati tanpa kesal dan marah.

Lebih kurang 4 jam perjanan, suami harus melaksanakan sholat jumatan, kami memilih memasuki rest area , dan lagi lagi kami dihadapkan pada kemacetan. Parkiran penuh, kami berputar-putar mencari parkiran yang kosong, belum ditemukan, setelah lama menunggu akhirnya dapat parkiran juga. Bergegas kami turun, suami langsung menuju mesjid, wudhu dan sholat jumat. Saya dan anak- anak mencari toilet, dan " alamakk" , antrinyaa, panjaaangggg. "Sabar..sabar", batinku. Kulatih anak-anak untuk tetap antri dan sabar dalam menghadapi situasi perjalanan. Akhirnya laki-laki selesai jumatan, saatnya kami melaksanakan sholat zuhur yang langsung dijamak dengan asyar karena takutnya nanti lama tempat peristirahatan berikutnya. Apa yang kami hadapi sama, antri wudhunya, antri sholatnya.

Selesai sholat , perut mulai keroncongan alias lapar, kami mencari tempat makan yang enak sesuai selera yatu rumah makan padang. Ketika baru masuk rumah makan tersebut," oh my God ", penuh, antri, meja gak ada yang kosong. Harus tetap sabarrr tanpa batas, kami keluar dengan wajah lesu. Kembali mencari makan yang enak. Akhirnya nampak sebuah warung kecil yang tidak terlalu ramai , warung soto, ya sudah, jadilah makan di situ saja menikmati dengan rasa yang berbeda- beda.

Selesai makan dan istirahat, pukul 14.00 kami melanjutkan perjalanan kembali. Menikmati pemandangan sepanjang perjalanan adalah cara terbaik untuk menghilangkan jenuh ataupun kesal dalam kemacetan. Sepanjang perjalanan hujanpun turun, mobil bergerak dengan hati-hati. Empat jam perjanan setelah istirahat tadi kami sampai Solo. Alhamdillah, walau harus mutar - mutar dulu untuk mencari makan malam, mencari Hotel dalam suasana hujan yang deras.

Perjalanan memang mengasyikan, tapi ada beberapa pembelajaran yang bisa dipetik, bahwa kita harus ikhlas dan sabar dalam menghadapi segala situasi yang mungkin terjadi selama dalam perjalanan, sabar akan membuat pikiran kita tenang apalagi ditambah dengan ikhlas, semua akan menjadi ringan dan santai. Untuk itu mari kita tata hati dan pikiran kita untuk selalu sabar dan ikhlas dalam segala hal.

Selamat Tahun Baru untuk seluruh anggota gurusiana dan media guru semoga ke depannya kita lebih baik dan lebih giat untuk berkarya..

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post