Literasi Tak Sekedar Membaca
(Tantangan Hari Ke-41)
Kegiatan literasi merujuk pada kemampuan dasar seseorang untuk menggunakan potensi dan keterampilan dalam mengolah serta memahami informasi saat melakukan aktivitas membaca dan menulis.
Menurut Unesco (2003), literasi lebih dari sekedar membaca dan menulis. Literasi juga mencakup bagaimana seseorang berkomunikasi dalam masyarakat. Literasi juga bermakna praktik dan hubungan sosial yang terkait dengan pengetahuan, bahasa, dan budaya.
Budaya literasi adalah kunci kemajuan sebuah bangsa. Tingkat literasi masyarakat suatu bangsa memiliki hubungan yang erat terhadap kualitas suatu bangsa. Tingginya minat membaca buku seseorang berpengaruh terhadap wawasan, mental, dan perilaku seseorang. Jika literasi sudah menjadi budaya maka akan terbentuklah kepribadian yang literat dari suatu bangsa.
Kemampuan literasi baca dan tulis adalah syarat utama untuk membangun peradaban. Budaya literasi perlu disemai. Perpustakaan adalah tempatnya, tempat untuk menyemaikan dan menyebarkan spirit budaya literasi. Dengan banyak membaca maka terbentuklah peradaban manusia seutuhnya yang seimbang antara karakter dan pengetahuan. Peradaban bisa dibentuk dengan berliterasi. Literasi yang teratur akan membentuk kepribadian yang literat. Seseorang mengerti untuk menghargai sesama, mematuhi peraturan dan lain sebagainya jika hanya melaksanakan budaya literasi secara terus menerus.
Kemampuan literasi adalah kunci dari ilmu pengetahuan. Dengan proses literasi akan bisa meningkatkan pengetahuan yang diperlukan dalam kehidupan. Pemahaman akan konsep dan proses ilmiah sesuatu hal yang diperlukan untuk mengambil keputusan dan pelajaran yang bisa mengubah kehidupan menjadi lebih baik. Jadi literasi sangat bermanfaat untuk menambah ilmu pengetahuan. Dengan literasi keilmuan yang memadai seseorang dapat bertanya, menemukan, atau menentukan jawaban atas pertanyaan yang muncul dalam dinamika kehidupan sehari-hari.
Literasi sudah digalakkan di seluruh instansi, sekolah, dan masyarakat. Seluruh komponen sudah mendukung pelaksanaan literasi. Penumbuhan budaya literasi tidak hanya sekedar membaca, tapi lebih kepada pembentukan karakter. Dengan berbagai kegiatan positif dalam berliterasi, mari kita membekali diri, keluarga dan lingkungan untuk meningkatkan kemampuan berliterasi.
Salam literasi.
#TantanganGurusiana
#SeptaArfina
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan