Mak Timbel
(Tantangan Hari Ke-18)
1 Februari 2020
Sekolahku masuk mulai pukul 7.00 dan pulang 15.15. Aku dan rekan guru mengajar dari jam pertama sampai sekolah usai. Setiap hari itulah kegiatan rutin yang aku jalani bersama rekan-rekan guru setiap hari.
Aku bersama rekan guru lainnya selalu menikmati setiap hari apa yang kami lakukan, mengajar dengan enjoy, berkumpul sambil bercerita dikala istirahat sudah menjadi kebiasaanku dan teman-teman. Yang paling asyik adalah makan bersama dikala istirahat, apapun makanannya yang pasti selalu eunaakkk.
Ada yang selalu kami nanti di saat lapar datang, apalagi sebagian guru ada yang tak sempat sarapan pagi, sudah pasti jam istirahat pertama lapar melanda, kami menunggu Mak Timbel. Kalau sampai Mak Timbel absen sehari saja, semua guru akan nyariin dan bertanya, "Mak Timbel mana ya?".
Mak timbel adalah pedagang timbel dan makanan lainnya. Tapi yang utama timbel dan temannya. Timbel adalah nasih yang dibungkus pakai daun pisang. Nasi menjadi wangi dan enak rasanya.
Setiap hari mak timbel datang ke sekolahku. Beliau memanggil - manggil kami kalau sekiranya belum ada yang menghampiri. "Bu, makan, ini ada pepes ikan, lalap dan sambel", ucap Mak Timbel.
"Aya gorengan sareng ketan juga Bu", kata Mak Timbel lagi.
Itulah Mak Timbel dengan berbagai jajanannya. Ada saja yang dijualnya setiap hari. Ada ketan, kerupuk, peyek, gemblong dan aneka gorengan. Dan yang paling ditunggu adalah timbelnya.
Mak Timbel bukanlah pedagang kantin sekolahku. Mak Timbel sengaja datang setiap hari ke sekolah, tentunya beliau sudah minta izin terlebih dahulu pada satpam sekolah, dan beliau datang saat jam istirahat tiba.
Mak Timbel akan sangat senang kalau dagangan habis, aku dan rekan gurupun ikut senang. Terkadang dagangan Mak Timbel diborong oleh kepala sekolah untuk dimakan bersama-sama. Mak Timbel girang bukan kepalang .
"Hatur nuhun Pak guru, semoga Pak guru banyak rejekinya", ucap mak tinbel sumbringah.
Pernah juga Mak Timbel datang, aku dan rekan guru sudah makan. Entah karena apa, Mak Timbel datang telat.
"Bu Guru dah makan?" ayo dibeli timbel Mak. Belum ada yang beli Bu guru" keluh Mak Timbel. Kami akhirnya suka tidak tega.
"Mak telat, kami udah pada makan. Yaudah deh dibeli untuk di rumah aja Mak", kata sebagian guru. Mak Timbel senang sekali.
"Hatur nuhun Bu Guru," ucap Mak Timbel.
Itulah Mak Timbel kami yang sangat berjasa dalam menyediakan makan untuk guru-guru di sekolahku. Walaupun beli, tapi beliau berjasa untuk membuat guru- guru kenyang alias tidak kelaparan.
Semoga sehat terus ya Mak Timbel supaya bisa terus mengantar timbel untuk kami .
Penasaran ingin mencoba makanan Mak Timbel? Silakan singgah ke sekolah kami ya. Sebaiknya jam istirahat, nanti akan bertemu Mak Timbel.
#TantanganGurusiana
#TantanganHariKe18
#SeptaArfina
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan