Sekelumit Rinduku untuk Duku
(Tantangan Hari Ke-20)
3 Februari 2020
Saya bukanlah seorang penulis yang handal. Saya hanya seseorang yang masih belajar menulis. Namun demikian saya bersyukur bisa menciptakan sebuah buku yang sangat berarti bagi saya. Buku itulah yang telah mempertemukan saya dengan penulis-penulis hebat seluruh indonesia.
Tak lupa rasa terima kasih yang sangat besar saya ucapkan untuk Media Guru, dan syukur yang tak terhingga kepada Allah SWT atas terciptanya buku ini.
Inilah resensi buku saya.
Judul : Sekelumit Rinduku Untuk Duku
Pengarang : Hj. Septa Arfina, S.Pd
Penerbit : Media Guru
Tahun Terbit : 2018
Tebal Buku : 100 Halaman
Sinopsis :
Buku ini merupakan pengalaman pribadi penulis yang dituangkan dalam bentuk cerpen. Buku ini memuat kisah-kisah penulis ketika pertama kali mendapat tugas untuk menjadi seorang guru di sebuah daerah yang belum pernah ia datangi sekalipun. Dalam buku ini, terdapat beberapa kisah yang diceritakan dalam judul yang berbeda-beda. Misalnya episode 2 berjudul Keputusan Terakhir. Ini berisi kisah tentang gadis yang bernama Fina (penulis), dia akhirnya memutuskan untuk mengikuti Surat Keputusan Penempatan mengajarnya. Walaupun Fina mulanya keberatan tapi ia teringat jerih payah kedua orangtuanya yang telah menyekolahkannya. Dengan berat hati ia jalani kehidupan di daerah yang awalnya asing baginya yaitu daerah Duku Kabupaten Pesisir Selatan. Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta. Itulah yang dirasakan Fina, guru muda yang cantik (kata warga sekitar begitu). Hari berganti hari ternyata membuat Fina betah mengajar dan tinggal di Duku. Keramahan warga Duku membuat Fina merasa tinggal di negeri sendiri, ia merasa dapat keluarga baru.
Hari-hari dijalani Fina dengan penuh semangat dan gembira. Sampai suatu hari ia harus meninggalkan Duku karena ikut suaminya bekerja di pulau jawa. Kesedihan Fina tak bisa dibendung. Ia harus berpisah dengan sahabat dan orang-orang terdekat yang sudah seperti saudaranya sendiri. Namun perpisahan ini harus terjadi. Dan sampai saat ini ia belum pernah ke Duku lagi, itulah kerinduannya sampai saat ini masih dipendamnya.
Buku ini sangat bagus dibaca terutama oleh guru yang baru diangkat, karena bisa dijadikan bahan pembelajaran. Buku ini juga bisa dipakai dalam pembelajaran di sekolah. Kisah- kisah yang ada dalam buku ini menarik dan enak untuk dibaca. Bahasanya ringan dan mudah dimengerti.
Bagi yang penasaran dengan cerita Sekelumit Rinduku Untuk Duku bisa nantinya menulis di kolom komentar.
Demikian sekilas tentang buku saya yang berjudul Sekelumit Rinduku Untuk Duku. Semoga bisa menginspirasi untuk penulis pemula seperti saya.
Salam literasi.
#TantanganGurusiana
#TantanganHariKe20
#SeptaArfina
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan