Menurunnya Moral Anak, Salah Siapa?
(Tantangan Hari Ke-57)
Oleh : Septa Arfina
Menyikapi berita yang terjadi akhir-akhir ini, hati menjadi sedih dan miris. Bagaimana tidak? Beberapa perilaku anak sekolah belakangan ini sudah diluar logika.
Ada beberapa hal kejadian yang nembuat hati terenyuh dan gusar. Telah terjadi pembunuhan oleh seorang anak berusia 14 tahun terhadap anak yang berusia 6 tahun. Kok bisa itu terjadi? Kemudian terjadi lagi siswa yang berani melawan gurunya, hanya karena siswanya dilarang merokok oleh sang guru, ada lagi terjadi pelecehan terhadap siswi SMA oleh beberapa teman lelakinya dan masih banyak lagi kejadian-kejadian lainnya yang rasanya tak sanggup kita mendengarnya. Mengapa semua ini bisa terjadi? Siapa yang harus disalahkan dengan semua kejadian ini? Sampai saat ini kita masih tak habis pikir dengan semua kejadian ini.
Persoalan yang paling serius adalah menurunnya pendidikan moral di kalangan remaja. Hal ini disebabkan banyak faktor, salah satunya adalah pola asuh yang salah dari orang tua terhadap anaknya. Anak terlalu dimanja, sehingga lupa ditanamkan nilai-nilai moral dan nilai religius. Anak tak bisa bedakan apa yang harus dan patut ia lakukan, karena semua keinginannya diikuti. Anak tidak merasakan perjuangan dalam kehidupan.
Selain itu, anak-anak kehilangan figur yang bisa jadi panutan baginya. Saat ini banyak orang dewasa yang tidak lagi menjadi teladan bagi anak remaja. Sehingga mereka lebih cenderung meniru apa yang dilakukan oleh orang lain padahal buruk baginya.
Pengaruh ekonomi juga dapat mempengaruhi perilaku anak remaja. Kehidupan ekonomi yang sulit dan serba kekurangan membuat sang anak kurang terperhatikan sehingga orang tua tidak tahu apa yang dilakukan anak dibelakang orang tua, karena orang tua sibuk memenuhi kebutuhan keluarga. Akhirnya perilaku anak bisa diluar batas wajar. Apalagi kalau ditambah hubungan orangtua dan anak yang tidak harmonis. Maka sudah dipastikan anak menjadi korbannya.
Barangkali itu yang menjadi penyebab anak kehilangan etika, menurunnya moral dan sebagainya. Mulai saat ini marilah kita mulai berbenah, tanamkanlah nilai-nilai positif pada mereka. Generasi muda adalah aset bangsa, merekalah nanti yang akan melanjutkan kehidupan bangsa ini. Mari beri teladan pada mereka, mari berikan yang terbaik bagi mereka.
Salam literasi
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan