Tholabul Ilmi
(Tantangan Hari Ke-47)
Pagi ini aku dan keluarga menghadiri kegiatan pengajian yang diadakan oleh majelis taklim dan DKM mesjid komplek tinggalku. Kegiatan ini sudah direncanakan sejak 2 minggu yang lalu.
Kegiatan itu adalah Tholabul Ilmi. Yaitu menambah ilmu agama dan ilmu tentang kehidupan. Pada kesempatan kali ini, yang menjadi narasumbernya adalah seseorang yang sudah tidak asing lagi bagi kita semua. Beliau adalah salah satu sosok dibalik kepengurusan Daarut Tauhid Bandung.
Seperti yang kita tahu, menuntut ilmu itu sangat dianjurkan. Hendaklah kita menuntut ilmu dari kecil hingga dewasa, dari ayunan sampai ke liang lahat. Jadi menuntut ilmu merupakan kewajiban setiap insan baik laki maupun perempuan. Tak ada batasan dalam menuntut ilmu. Semakin kita tahu semakin kita menyadari bahwa diri kita kurang dalam segalanya. Untuk itu jangan pernah berhenti dalam menuntut ilmu.
Dari pengajian tadi, ada ilmu yang sangat penting yang bisa kita ambil, yaitu tentang 5 Kunci Hidup Tenang dan Nyaman, diantaranya adalah:
1. Siap
Sedia payung sebelum hujan ini pepatahnya. Maksudnya adalah kita harus siap dengan segala kemungkinan yang akan terjadi dalam kehidupan kita. Siap dengan keadaan yang sesuai harapan ataupun dengan kenyataan yang tidak sesuai harapan. Persiapkan hati untuk menghadapi apa yang akan terjadi. Misalnya dalam perjalanan, kita tentu menginginkan perjalanan yang lancar. Tetapi ternyata diperjalanan kita menemukan hambatan yang tak terduga seperti macet, ban pecah, jalan dialihkan, dan lainnya. Kita harus siap untuk itu. Kita tidak perlu marah atau pun kesal karena itu tidak akan merubah keadaan. Jadi persiapkan saja hati yang lapang, yang akan membuat kita tenang.
2. Ridho
Ridho sama dengan menerima apa yang terjadi. Jangan berkeluh kesah, karena tidak ada gunanya. Apa yang terjadi dalam kehidupan kita, hendaklah kita ridho atau menerimanya dengan sabar, karena itu telah terjadi. Tidak perlu mengeluh, atau putus asa. Anggap saja sudah menjadi ketentuan Allah, dengan demikian hati kita akan menjadi tenang.
3. Jangan Mempersulit Diri
jika kita mendapatkan ujian, terimalah dengan ikhlas. Kemudian mencari cara bagaimana cara menikmatinya. Menikmatinya dengan hati yang ikhlas. Kenyataannya sudah terjadi jangan larut dalam pikirkan. Lebih baik mencari solusinya sambil berdoa minta dimudahkan oleh Allah. Jangan mempersulit diri dengan meratapi tanpa ada solusi. Berusaha menerima sambil mencari jalan keluarnya dengan penuh keyakinan dan tanggungjawab. Dengan demikian hati dan pikiran akan menjadi tenang.
4. Evaluasi Diri
Setiap ujian pasti ada sebabnya, saatnya kita evaluasi diri. Mungkin ada kesalahan kita. Mungkin ada hal yang kita lakukan yang membuat hal itu terjadi. Coba evaluasi diri kita, jangan menyalahkan orang lain. Fokus saja memperbaiki diri. Sempatkan diri untuk merenung. Mengingat apa yang terjadi dan memohon pada yang Maha Kuasa untuk memberi jalan keluarnya. Dengan demikian hati akan menjadi tenang.
5. Pasrahkan Semua Pada Allah
Kita harus pasrahkan semua pada yang Maha Kuasa atas semua yang terjadi dalam kehidupan kita. Tak ada yang lebih mengerti tentang keadaan kita selain Allah. Maka mintalah semua pada-Nya. Tak ada yang sebaik-baik sandaran selain Allah. Untuk itu, pasrahkanlah semua pada-Nya. Dengan demikian hati kita akan menjadi tenang.
Nah gurusianer itulah ilmu yang saya dapat saat mengikuti tholibul ilmi tadi. Sangat bermanfaat untuk menambah wawasan kita tentang kehidupan ini.
Ayo gurusianer jangan pernah berhenti mencari ilmu ya. Kita sama-sama belajar dan mencari ilmu ya.
Salam literasi.
Septa Arfina.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan