Catatan Ramadhan 2
(Tantangan Hari Ke-102)
Oleh : Hj. Septa Arfina, S.Pd
Adab Berbuka Puasa
Saat melaksanakan ibadah puasa yang paling kita tunggu adalah waktu berbuka puasa tiba. Setelah seharian menahan haus dan lapar maka berbuka puasa adalah saat yang paling kita nantikan. Apalagi untuk anak-anak, biasanya mendekati waktu berbuka mereka sudah hilir mudik menuju meja makan, membuka tudung saji untuk mengetahui menu berbuka puasa. Bahkan banyak yang request menu berbuka, rasanya semua enak, semua mau dimakan. Begitulah perasaan kita saat menjelang berbuka puasa.
Saat waktu berbuka tiba, banyak diantara kita terutama anak-anak yang tidak punya kesabaran dalam berbuka, sehingga terkadang melewatkan adab-adab berbuka. Tugas kita sebagai orang tua memberikan pengarahan bagaimana adab berbuka yang sesuai dengan apa yang telah diajarkan oleh para ulama atau dengan meneladani Nabi Muhammad SAW saat berbuka. Adab berbuka antara lain :
1. Menyegerakan Berbuka Puasa
Ketika adzan Maghrib telah berkumandang, atau saat tiba waktu berbuka puasa hendaklah kita menyegerakan berbuka tanpa menunggu kumandang adzan selesai. Kita juga tidak perlu sholat maghrib terlebih dahulu baru berbuka, Rasulullah SAW bersabda,
“Manusia senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka” (HR. Bukhari & Muslim)
Menyegerakan berbuka adalah suatu hal yang disunnahkan oleh Nabi kita. Jadi kalau tiba saatnya berbuka, segeralah batalkan puasa kita dengan meminum seteguk air.
Dengan menyegerakan berbuka kita akan memperoleh pahala yang merupakan salah satu ibadah puasa. Setelah membatalkan puasa, barulah kita melaksanakan sholat maghrib. Kemudian dilanjutkan dengan makan makanan berat untuk menambah energi atau pengganti energi kita saat seharian puasa.
.
2. Membaca Basmallah dan Berdoa Saat Berbuka Puasa
Saat berbuka puasa jangan lupa membaca basmallah dan berdoa. Setiap kali kita mau makan atau minum hendaklah kita membaca Basmallah. Sama dengan berbuka puasa harus didahului dengan membaca Basmallah. Seperti sabda Rasulullah SAW dari Aisyah RA,
“Apabila salah seorang diantara kalian makan, hendaklah ia menyebut nama Allah Ta’ala (yaitu membaca Bismillah). Jika ia lupa menyebut nama Allah di awal hendaklah ia mengucapkan Bismillah awwalahu wa aakhirohu.” ( HR.Abu Daud dan At Tarmizi ).
Setelah membaca Basmallah dan membatalkan puasa, jangan lupa untuk berdoa seperti yang dilakukanRasulullah SAW. Karena ada tiga doa yang tidak ditolak yaitu doa pemimpin yang adil, doa orang berpuasa ketika dia berbuka, dan doa orang yang terdzolimi. Waktu berbuka puasa adalah salah satu waktu yang mustajab untuk berdoa. Mintalah apa yang kita inginkan kepada Allah saat berbuka puasa.
.
3. Makan Kurma dan Yang Manis
Saat membatalkan puasa dianjurkan memakan tiga biji kurma basa seperti yang dilakukan oleh Rasulullah SAW. Jika tidak ada kurma basah boleh kurma kering. Jika tidak ada kurma, maka bisa diganti dengan makanan yang manis-manis. Hal ini bermanfaat sebagai pengganti energi kita yang berkurang karena puasa seharian. Jangan lupa juga minum seteguk air sebagai pembuka puasa.
.
4. Jangan Makan Berlebihan Saat berbuka Puasa
Saat berbuka puasa janganlah makan yang berlebihan, makanlah secukupnya sesuai kebutuhannya. Makan dan minumlah tapi jangan berlebihan. Jika kita makan berlebihan, maka tak ada nikmat makan yang kita rasakan.
.
5. Berbagi Makanan dengan Orang yang Puasa
Saat kita puasa banyak diantara saudara kita yang kurang beruntung. Mereka puasa, tapi tidak punya cukup makanan untuk berbuka. Kita sebagai umat islam dianjurkan untuk berbagi makanan kepada orang lain. Karena saat kita berbagi makanan, kita akan mendapatkan pahalanya, seperti sabda Rasulullah SAW,
“Barang siapa yang memberi makan orang yang berpuasa akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang berpuasa tanpa berkurang pahala sedikitpun” (HR. Ahmad, Tirmizi, Ibnu Majah).
Memberi makan orang berpuasa sangatlah mulia, bisa menghapus dosa-dosanya dan menjadi pembebas dirinya dari api neraka. Memberi makan yang puasa sangat dianjurkan meskipun hanya dengan seteguk air atau sebutir kurma.
.
Demikian tulisan tentang adab dari berbuka puasa semoga bermanfaat dan kita bisa melaksanakanya serta dapat menambah ilmu pengetahuan tentang tatacara berbuka puasa yang dilakukan oleh Rasulullah SAW.
Salam literasi
Karawang, 25 April 2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan