Hj.Septa Arfina S.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Ketika Merindumu

(Tantangan Hari Ke-79)

Oleh : Septa Arfina

Dampak dari virus corona mengharuskan kita belajar dan bekerja di rumah. Terhitung sudah tiga pekan ini murid-murid saya juga melakukan hal yang sama yaitu tetap berada di rumah. Kami hanya berkomunikasi dari jarak jauh dengan menggunakan gawai. Tiga minggu tidak bertemu, tidak melihat mereka serasa sudah sangat lama. Inilah kerinduan seorang guru, bak seorang ibu merindukan anak kandungnya yang berada nun jauh di sana.

Jika suasana normal, pagi-pagi saya berangkat ke sekolah. Sampai gerbang sudah ditunggu oleh petugas OSIS yang berbaris kemudian selalu menyapa dengan senyum yang manis, “Assalamualaikum Bu,” dan pastinya senyum manis kuberikan juga pada mereka sambil berkata, “Waalaiakumsalam. Pagi anak-anak,"

Itulah salah satu keakraban setiap pagi bersama anak-anak. Keadaan seperti inilah yang membuat kami rindu untuk bertemu dengan mereka.

Suasana bersama anak-anak di sekolah memiliki banyak kisah yang membuat kita senang bersama mereka. Kisah bersama murid yang beraneka ragam peristiwa, mungkin ada sedihnya, gembira, ataupun ada juga hal yang lucunya, selalu berhasil membuat kita tersenyum jika mengingatnya.

Terbayang semua kegiatan belajar mengajar bersama mereka di sekolah. Setiap masuk kelas suasana selalu berbeda antara kelas yang satu dengan kelas yang lain. Warna – warni gaya pembelajaran mereka yang berbeda mengharuskan kita juga punya gaya yang berbeda menghadapinya. Setiap kelas punya seni masing-masing dan itu yang membuat kita bahagia menjalani pembelajaran bersama mereka. Saat ini semua itu tak bisa kita lakukan, kita terpaksa berjauhan dengan mereka, dan keadaan seperti ini haruslah kita jalani dengan lapang dada.

Libur kali ini bukanlah liburan seperti libur panjang sekolah. Tapi libur karena terpaksa keadaan, libur karena virus corona yang meresahkan semua orang. Sebetulnya kita tidak menginginkan hal ini terjadi, kerja belum selesai. Kita belum tuntas mengantar anak-anak sampai ke garis finish. Persiapan yang sudah direncanakan harus diubah seketika. Belajar daring, ujian daring, tugas-tugas daring. Pertemuan bersama anak harus ditunda juga. Hal ini membuat kita merindu mereka.

Semoga masalah virus corona ini cepat selesai dan kondisi kembali normal. Anak-anak bisa sekolah lagi, kita bisa mengajar lagi, bertemu anak-anak, berbagi kebahagiaan dan cerita. Sebagai guru tak ada yang lebih membahagiakan selain dekat dengan siswa, belajar bersama untuk mengantar mereka ke garis depan, serta memberi ilmu yang bermanfaat dan menjadikan mereka anak-anak yang cerdas berkarakter.

Salam Literasi

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post