Hj.Septa Arfina S.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Mari Mengenal Syair (Part 2)

(Tantangan Hari Ke-97)

Oleh : Hj. Septa Arfina, S.Pd

Hai Gurusianer, pada tulisan tentang syair bagian pertama kita sudah membicarakan tentang perbedaan syair dan pantun, ciri-ciri syair, dan unsur yang terkandung dalam syair. Kali ini saya akan membagikan contoh syair ya.

Untuk mengingat kembali, menulis syair haruslah berdasarkan ciri-ciri syair ya, yaitu:

1. Satu bait terdiri dari 4 baris

2. Bersajak a-a-a-a

3. Semua merupakan isi atau tidak ada sampiran

4. Berbentuk kiasan

5. Merupakan sebuah kisah atau cerita

6. Setiap baris terdiri dari 8 sampai 14 sukukata

7. Antara satu bait dengan bait berikutnya ada kesinambungan

8. Setiap bait merupakan satu kesatuan

Contoh syair berdasarkan temanya

Syair Percintaan

.

Aku terpana kau katakan cinta

Aku serasa melayang dan bahagia

Kuyakin semua bukanlah dusta

Penuh seluruh hati percaya

.

Senyummu membuatku terpana

Budi elokmu sungguh mempesona

Tutur katamu bak sebuah gita

Perhatianmu membuatku terlena

.

Hidup tanpamu selalu rindu

Selalu ingat dikala kau jauh

Pikiran serasa tidak menentu

Yang terpikir hanya dirimu

.

Wajahmu yang elok selalu terbayang

Tak kenal waktu malam ataupun siang

Membuat pikiran selalu melayang

Selalu ditunggu kapan kau datang

.

Terpatri sudah janji yang kau berikan

Terukir indah dalam impian

Cinta sucimu di hati tersimpan

Tak kan pernah lepas dari tangan

.

Saat pergi kau berjanji akan pulang

Aku percaya kau tak akan hilang

Kutunggu kau dengan hati yang lapang

Dengan perasaan sabar dan tenang

.

Tak pernah kusangka dan kuduga

Kau katakan aku belahan jiwa

Kita yang baru saja berjumpa

Kau katakan cinta aku percaya

.

Ternyata cintamu palsu belaka

Kau pergi tanpa meninggalkan kata

Tak penah kembali atau kabar berita

Tinggal aku menunggu dengan nestapa

.

Kudoakan semoga kau bahagia

Bersama yang lain yang kau cinta

Semoga aku tak pernah lupa

Tentang sikapmu yang membuat luka

.

Saat ini kucoba besarkan hati

Aku takkan percaya lagi

Tentang sebuah kata dan janji

Ternyata cinta hanyalah sebuah ilusi

.

Nah contoh diatas adalah syair dengan tema percintaan. Syair tersebut menceritakan tentang dua orang yang baru berkenalan, lalu salah satunya menyatakan cinta namun cinta tersebut adalah cinta palsu. Syair ini bernada bahagia di awal namun berakhir sedih. Amanat yang bisa kita ambil dari syair ini adalah jangan cepat percaya dengan janji-janji.

Karawang, 20 April 2020

Salam literasi

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post