Hj.Septa Arfina S.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Catatan Ramadhan 15

(Tantangan Hari Ke-115)

NIKMAT BERSYUKUR

Oleh : Hj. Septa Arfina, S.Pd

Alhamdulillah sudah memasuki Ramadhan hari ke-15. Bisa melaksanakan ibadah puasa dengan badan sehat, hati tentram dan pikiran tenang adalah suatu nikmat yang sangat kita syukuri.

Saat berbuka puasa, semua makanan sudah tersedia di meja makan. Kita tinggal memilih apa yang kita suka. Ada lauknya, ada sayurnya, gorengan, ditambah juga ada kolaknya. Sungguh nikmat yang tiada terkira.

Kadang siangnya anak minta dibuatkan ini, dibuatkan itu. Sebagai ibu kita berusaha memenuhinya. Kita berpikir kasihan anak-anak puasa maka semua yang dia minta dikabulkan. Jarang kita yang tidak membuatkan request keluarga tentang menu makanan untuk berbuka ini.

Nikmat yang kita rasakan ini tak ternilai harganya. Nikmat Allah yang kita rasakan, nikmat sehat, nikmat pikiran dan lainnya tak bisa diukur dengan apapun. Semua nikmat ini harus kita syukuri. Seperti yang dijelaskan dalam surat Ar-Rahman : 13,

“Maka nikmat Tuhanmu yang mana lagi yang kau dustakan?” (QS. Ar-Rahman : 13).

Ayat ini diulang sebanyak 31 kali dalam surah Ar- Rahman. Ketika membaca ayat ini hati kita serasa tertegun, kita seakan-akan diingatkan terus menerus bahwa kita harus selalu ingat nikmat yang Allah berikan kepada kita sangatlah banyak, hingga kita tak kan mampu menghitungnya.

Bersyukur kepada Allah adalah sifat yang sangat terpuji dan orang yang bersyukur akan memperoleh hikmah yang banyak. Pertama, Allah SWT akan melipatgandakan nikmat-Nya kepada orang yang mau bersyukur, sebaliknya, Allah akan memberikan azab-Nya yang sangat pedih kepada orang-orang yang mengingkari nikmat Allah.

“Dan ingatlah tatkala tuhanmu memaklumkan. Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambahnya (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkarinya (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangatlah pedih” (QS. Ibrahim : 7).

Kedua, adalah Allah berjanji akan memberi balasan kepada orang yang bersyukur,

“Dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.” (QS. Ali Imran :144).

Senantiasa bersyukur dan berterima kasih kepada Allah SWT atas limpahan nikmat-Nya adalah suatu hal yang diperintahkan oleh Allah SWT. Kita beryukur bahwa hari ini kita bisa menikmati apa yang kita inginkan saat berbuka puasa, sementara ada saudara kita di luar sana mungkin hanya bisa menikmati segelas air dan sepotong ubi. Mereka tidak bisa mendapatkan apa yang diinginkannya. Bersyukur membuat kita dapat menghilangkan sifat sombong dan ego dalam diri kita. Dengan bersyukur hati menjadi bahagia dan selalu merasa cukup dengan rahmat Allah.

Mari wujudkan rasa syukur dengan banyak memperhatikan orang-orang disekeliling kita. Kemudian jangan lupa berbagi. Puasa mengajarkan kita untuk merasakan apa yang dirasakan oleh saudara - saudara kita yang tidak mampu, jika kita bersyukur maka berbagilah.

Salam literasi

Karawang, 8 Mei 2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post