Karya Pertamaku (Part 1)
(Tantangan Hari Ke-125)
Oleh : Hj. Septa Arfina, S.Pd
Menulis banyak manfaatnya. Gemar menulis adalah suatu kegiatan yang sangat menguntungkan bagi kita. Menulis bisa untuk diri sendiri, dan akan lebih baik jika dengan tujuan dibaca oleh orang lain, karena bisa bermanfaat bagi orang lain.
Menulis bisa dikatakan sulit jika kita tidak berlatih atau tidak mengasah kemampuan menulis. Berlatih menulis adalah suatu hal yang bisa membuat kita percaya diri dalam menulis. Menulis haruslah sering dilakukan agar kita terbiasa. Jika kita sudah sering berlatih dan mulai terbiasa, dalam waktu yang singkat, akan tercipta sebuah tulisan yang bisa dibaca oleh orang lain.
Awalnya saya pun merasakan itu. Tidak ada minat untuk menulis karena tidak terbiasa. Suatu hari saya membaca flyer pelatihan menulis di forum guru Bahasa Indonesia. Pelatihan itu bernama Pelatihan Menulis Sagusabu. Pelatihan ini diselenggarakan oleh komunitas Kaca Geulis dengan bekerja sama dengan Media Guru. Sagusabu artinya Satu Guru Satu Buku. Ini yang membuat saya tertarik ingin mengikutinya. Saya ingin tahu bagaimana ilmu menulis yang akan disampaikan pada pelatihan ini.
Saat tahu ada pelatihan ini, saya berdiskusi dengan teman-teman sekolah. Saya ingin mengajak beberapa teman untuk mengikuti pelatihan ini. Tapi sayang, tidak ada yang bisa saya ajak karena ada kesibukan masing-masing. Akhirnya saya mengikuti sendiri pelatihan ini. Saya mendaftar, kemudian menunggu sampai waktu pelatihan tiba. Saya sangat ingin mengikuti pelatihan ini dengan harapan ada pengembangan dalam diri saya nantinya.
Pelatihan ini diadakan selama dua hari, tanggal 8-9 Oktober 2018. Dalam pelatihan ini, saya banyak menemukan teman yang sama-sama ingin tahu tentang menulis. Saya bersyukur karena ternyata dalam pelatihan ini banyak guru-guru hebat yang mengikutinya.
Pelatihan hari pertama sudah terasa ada energi positif dari peserta dan panitia. Ditambah lagi narasumber hari pertama adalah Bapak Mohammad Ihsan. Saat itu saya belum tahu beliau adalah CEO Media Guru. Motivasi yang beliau berikan agar para guru menulis sangat menarik. Saya dan teman-teman sangat terpukau mendengar materi yang beliau sampaikan. Beliau mengatakan bahwa seorang guru harus berkarya. Guru mulia karena karya. Guru penulis adalah guru VIP, begitu menurut beliau. Apa yang disampaikan beliau membuat saya berkeinginan untuk menulis. Saat itu beliau memperkenalkan gurusiana. Gurusiana adalah suatu wadah bagi para guru untuk menulis. Dan itulah pertama kali saya menulis di gurusiana.
Hari kedua pelatihan diisi dengan Pembelajaran Cara Menulis Buku yang disampaikan oleh ibu Istiqomah. Penyampaian materi menulis oleh Bu Isti tak kalah menariknya. Beliau mengajarkan tata cara awal menulis sampai bagaimana tulisan kita menjadi sebuah buku. Bu Isti meminta seluruh peserta untuk membuat sinopsis dari buku yang akan kita ciptakan. Kemudian kami juga diajarkan membuat outlinenya. Peserta sangat antusias mengerjakannya. Saya menjadi semakin termotivasi.
Nah Gurusianer, demikian dulu cerita singkat saya mengenai awal mula berkenalan dengan dunia menulis. Nantikan kelanjutannya besok.
Salam Literasi
Karawang, 18 Mei 2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan