Karya Pertamaku (Part 2)
(Tantangan Hari Ke-126)
30 HARI SELESAI MENULIS
Oleh : Hj. Septa Arfina, S.Pd
Semangat menulis mulai berkobar saat saya mulai mengikuti pelatihan Sagusabu. Seluruh peserta ditantang untuk bisa melahirkan sebuah buku. Bagi peserta yang sudah biasa menulis, mungkin hal ini tidaklah sulit. Namun bagi saya yang merupakan seorang pemula, muncul keraguan dalam hati. Apakah saya sanggup melakukannya?
Saat selesai pelatihan, ada pendampingan satu bulan untuk mengawal penerbitan buku. Saya masih bingung apakah saya teruskan menulis ini? Tapi saya sudah bertekad bahwa saya harus menghasilkan suatu karya yang akan saya persembahkan kepada keluarga dan teman-teman. Harus ada hasil dari mengikuti pelatihan ini.
Mulailah saya menulis dengan pengalaman yang saya miliki. Setiap ada waktu kosong saya menggunakannya untuk menulis. Tulisan yang saya buat adalah tentang pengalaman pertama ketika saya menjadi guru di sebuah desa yang bernama Desa Duku. Banyak suka dan duka selama saya mengajar di sana. Bagaimana ketika saya pertama berada di Duku. Dari mulai takut sampai betah di sana. Saya mempunyai keluarga baru di desa ini. Semua kisah tertuang di buku ini.
Selama sebulan saya dibimbing dalam penulisan. Tulisan ini harus selesai, karena nantinya akan launching saat peringatan hari guru pada bulan November. Perasaan rasanya diburu-buru. Hati menjadi tidak tenang, karena takut tidak selesai. Saya ingin sekali hadir dalam peringatan hari guru dengan membawa cover buku yang saya tulis. Oleh sebab itu tiada hari tanpa menulis.
Hari berganti hari, minggu pun berganti minggu. Waktu sudah hampir mendekati deadline. Tulisan saya masih belum rampung. Saya berpacu dengan waktu untuk menyelesaikan buku yang saya impikan ini. Semangat menulis makin menjadi. Tak ada kenal lelah dalam menulis. Penulisan ini saya anggap suatu tugas spesial yang saya kerjakan dengan sepenuh hati.
Akhirnya saya bisa menyelesaikan tulisan ini tepat waktu. Buku yang saya buat ini diberi judul “SEKELUMIT RINDUKU UNTUK DUKU”. Saya sangat senang akhirnya bisa menuntaskan buku ini. Saya langsung mengirim hasil menulis saya ke penerbit Media Guru dan menunggu proses editing serta proses percetakannya. Sungguh, ini adalah pencapaiaan yang luar biasa buat saya.
Mendekati peringatan hari guru, kabar gembira itu datang. Cover buku saya sudah ada dan ISBNnya pun sudah ada. Saya bahagia dan bersyukur. Rasanya seperti mimpi saya bisa melahirkan sebuah buku. Anugerah terindah dalam hidup yang patut saya syukuri. Terima kasih ya Allah atas semua rahmat-Mu.
Kelompok Sagusabu yang bergabung dalam angkatan satu ini lebih dari 200 orang. Saat hari guru nanti kami akan berkumpul bersama. Semua akan membawa cover buku masing-masing. Saya akan bergabung dengan penulis-penulis hebat Karawang yang sekarang juga bergabung dengan Media Guru dan Gurusiana diantaranya Bu Hj. Titin Marini, Bu Min Hermina, Bu Hj. Yuningsih Lestari, Bu Hj. Rukmini, Bapak Irwan Setiawan, Bu Prima, Bu Yatni dan lainnya.
Nah Gurusianer, demikian dulu cerita tentang buku pertama saya. Tunggu cerita kelanjutannya besok yang lebih seru lagi.
Salam literasi
Karawang, 19 Mei 2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan