Hj.Septa Arfina S.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Karya Pertamaku (Part 3)

(Tantangan Hari Ke-128)

TULISANKU MEMBAWAKU BERTEMU DENGAN IDOLAKU

Oleh : Hj. Septa Arfina, S.Pd

Pekerjaan yang dilaksanakan dengan sungguh-sungguh maka akan membuahkan hasil yang sesuai dengan yang diharapkan. Orang bijak berkata setiap proses yang baik tidak akan pernah mengkhianati hasilnya. Hal inilah yang saya lakukan selama 30 hari dengan tekun menulis naskah buku yang akhirnya dapat saya bawa dalam peringatan hari guru.

Saya merasa beruntung saat peringatan hari guru karya saya bisa bergabung dengan karya peserta Sagusabu lainnya. Saat itu ada seratus peserta yang telah berhasil menyelesaikan karyanya. Kami yang diundang oleh Bupati Karawang, Ibu Celica Nurrachadiana, untuk menghadiri peringatan hari guru, merasa bangga dan bahagia.

Peringatan hari guru dilaksanakan di halaman kantor Bupati Karawang. Seluruh peserta Sagusabu telah hadir hari itu. Kami duduk pada tempat yang sudah dipersiapkan, yang sejajar dengan Kepala Dinas Pendidikan Karawang, dan para pejabat Karawang lainnya. Semua peserta membawa cover buku masing-masing. Bahagia rasanya dapat penghormatan langsung dari bupati kami. Semua itu juga tak lepas dari peran serta beliau. Duduk sejajar dengan pejabat Karawang juga merupakan penghargaan yang membuat kami merasa terhormat. Bapak kepala dinas juga merasa senang melihat hasil karya kami yang dipajang di barisan depan.

Bisa berada di antara guru penulis Karawang dan para pejabat daerah tak pernah terbayangkan oleh saya. Bupati Karawang selaku pembina upacara mengapresiasi karya kami yang sukses menyelesaikan naskah menulis melalui sagusabu. Beliau ingin ada banyak lagi guru-guru yang mengikuti jejak yang kami lakukan.

Satu lagi yang tak pernah terbayangkan adalah setelah selesai upacara kami diajak berfoto bersama Bupati Karawang dan Kepala Dinas Pendidikan. Satu persatu dari kami juga diberi kesempatan berfoto bersama Bupati Karawang. Setelah itu, dilanjutkan dengan berfoto bersama seluruh pejabat yang hadir saat itu. Upacara hari guru saat itu penuh kenangan indah buat saya.

Saat buku telah selesai dicetak, kami para penulis di undang lagi oleh bupati untuk temu ramah di rumah dinas beliau. Rasanya sangat senang dan bangga. Saya bisa lebih dekat dengan tokoh idola saya. Ibu Celica Nurrachadiana adalah sosok wanita hebat yang menginspirasi saya. Saya pernah berpikir ingin bertemu beliau. Tapi bagaimana ya caranya? Sekarang pertanyaan saya terjawab. Ternyata dengan menulis saya bisa mencapai impian saya .

Sekarang kenangan itu telah dua tahun berlalu. Kenangan itu masih terpatri di hati. Semangat menulis makin saya rasakan. Ada banyak hal yang tak terduga terjadi karena menulis ini. Dari buku pertama menyusul buku kedua, ketiga dan seterusnya. Saya merasa lebih dikenal oleh banyak orang. Puji syukur atas semua pencapaian ini. Semoga saya bisa meningkatkan kualitas menulis sehingga bisa mencapai apa yang saya impikan.

Demikian sepenggal cerita tentang karya pertama saya yang membuat kenangan indah dalam kehidupan saya. Terima kasih Gurusianer telah mengikuti cerita ini.

Salam literasi

Karawang, 21 Mei 2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post