Hj.Septa Arfina S.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Metode Pembelajaran Learning From Home Multi Metode

(Tantangan Gurusiana 365 Hari Ke-162)

Oleh : Hj. Septa Arfina, S.Pd

Berdasarkan info dari Ditjen GTK Pendidikan dasar melalui akun instagramnya @gtk.dikdas.kemdikbud, bahwa untuk mengefektifkan pembelajaran siswa di rumah maka perlu adanya metode belajar yang bisa menunjang pembelajaran untuk semua siswa baik yang memiliki akses internet, televisi, radio bahkan untuk siswa yang hanya memiliki buku paket sekolah sebagai pedoman dalam belajar di rumah. Agar bisa melaksanakan pembelajaran dengan baik maka metode pembelajaran LFHM2 (Learning From Home Multi Metode), sangat bagus diterapkan ditengah pandemik COVID-19 sekarang ini.

Langkah-langkah pembelajaran ini adalah :

1. Menentukan materi pembelajaran yang akan disampaikan ke siswa.

2. Memastikan media yang akan digunakan

3. Jika semua siswa yang diajar di kelas memiliki media yang sama, misalnya dalam satu kelas semua memiliki zoom, rumah belajar atau yang lainnya, maka media itulah yang digunakan di kelas tersebut, tetapi jika ada siswa yang terkendala dengan jaringan dan kuota internet maka bisa digunakan model offline.

4. Model offline yang diberikan bisa dengan mengirimkan video melalui whatsaapp, line atau email, video tersebut bisa diputar di komputer atau laptop tanpa melalui jaringan internet.

5. Jika dalam satu kelas ada siswa yang tidak punya media internet, baik itu terkendala perangkat atau jaringan, maka tugas akan diberikan kepada siswa untuk melakukan literasi di rumah dengan menggunakan media buku paket serta menjawab soal-soal yang ada.

6. Kesulitan–kesulitan yang dihadapi siswa dalam belajar dapat diminimalisir. Dan bisa diatasi tanpa menimbulkan beban dan persoalan baru bagi orang tua.

7. Untuk mengetahui sejauh mana materi yang guru berikan sudah dipahami dan dipelajari dengan baik, guru memberikan umpan balik berupa tugas yang sederhana tetapi bisa mengukur ketercapaian materi yang diberikan.

8. Tugas dapat dikumpulkan melalui sistem online ataupun dikumpulkan langsung ke guru tergantung dengan kondisi siswa itu sendiri.

9. Untuk penilaian Tengah Semester dan Penilaian Akhir Semester dilakukan dengan menggunakan Goggle Form dan bagi siswa yang tidak bisa melaksanakan secara online, diberikan soal dalam bentuk tes lembaran yang diantarkan oleh wali kelas bekerja sama dengan Guru BK dan orang tua siswa.

Model pembelajaran ini sangat bagus kita terapkan dalam suasana pandemi Covid-19 ini. Dengan menggunakan model pembelajaran LFHM2 ini, guru memberikan kesempatan belajar kepada siswa menurut kemampuan masing-masing. Guru memberi kemudahan kepada siswa dalam mengerjakan tugas yang diberikan guru.

Menurut Dra. Ni Wayan Purnasih yang menyampaikan sistem pembelajaran ini, sistem ini dibuat dengan tujuan mempertimbangan keberagaman kemampuan dan media yang dimiliki oleh siswa. Yang harus diperhatikan adalah media yang dimiliki siswa dan memastikan apakah materi yang dibahas sudah ada pada media tersebut.

Informasi ini sangat bermanfaat dimiliki oleh para guru, agar kita memiliki pedoman dalam pembelajaran saat WFH atau PJJ nanti. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita dalam menjalankan tugas sebagai guru. Meski di rumah saja tapi kita tetap bisa memberikan pembelajaran pada siswa.

Sumber : Ditjen GTK Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Salam literasi

Karawang, 24 Juni 2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post