Surat Untuk Gurusiana
(Tantangan Gurusiana 365 Hari Ke-149)
Oleh : Hj. Septa Arfina, S.Pd
Dear Gurusiana,
Hari ini saya berada pada tantangan ke-149 loh. Tantangan yang ngeri-ngeri sedap menurut pengalaman saya. Bangga dan bahagia akhirnya tantangan yang berat-berat ringan ini terlewati. Berjuta rasanya, nano-nano perasaan saya. Hal pertama yang ingin saya ucapkan adalah Terima kasih ya Gurusiana.
Sebelum ada tantangan ini saya jarang mengunjungimu. Mungkin bisa dihitung jari saya menulis di lamanmu. Masih teringat di kepala saya saat pertama kali saya mengunjungimu, yaitu saat ada pelatihan Sagu Sabu di Karawang. Saya menulis tentang pelatihan Sagu Sabu dan saya membutuhkan waktu yang sangatttt lamaaa untuk mikir, mau menulis apa ya? Setelah berpikir keras, akhirnya terpublish juga tulisan pertama saya. Dan tahukah Gurusiana? Yang mengomentari tulisan pertama saya adalah Bapak yang bersahaja itu, Leck Murman. Tetapi saat itu saya belum mengenal beliau.
Waktu terus berlalu, saya akhirnya melupakanmu. Walau saya bisa melahirkan beberapa buku, saya tak ingat untuk menulis di lamanmu untuk sekedar mengisimu dengan tulisan. Sampai akhirnya saya mengikuti TNGP yang diselenggarakan oleh Media Guru. Saat itulah kali kedua saya mengunjungimu lagi. Kemudian Pak CEO meminta para peserta TNGP untuk menulis sesuatu tentang acara yang berkesan dan syaratnya harus di kirim ke lamanmu. Saya pun mengikutinya, karena dapat motivasi dari CEO bahwa karya yang terbaik akan dipilih 100 pemenang untuk dijadikan buku antologi bersama penulis hebat lainnya. Ternyata Alhamdulilah saya berhasil masuk 100 orang yang terpilih itu. Saya bangga dan senang sekali saat itu. Gurusiana, mulai saat itu saya mulai menulis dan mulai mengunjungimu walau tidak setiap hari.
Tahukah Gurusiana, yang membuat saya akhirnya mengunjungimu tiap hari adalah berawal dari tantangan dari CEO kita, Bapak Muhammad Ihsan, beliau mengadakan suatu tantangan menulis untuk para guru, dimana syaratnya harus menulis setiap hari di lamanmu. Waktu itu saya ragu, tapi akhirnya saya coba juga. Walau awalnya tertatih-tatih, saya mencoba mengisi hari-hari dengan mengunjungimu. Kadang pagi, siang, bahkan terkadang malam saya sempatkan juga mengunjungimu. Berawal dengan yang tidak mudah, akhirnya saya menjadi terbiasa berjumpa denganmu setiap hari. Rasanya belum lengkap aktivitas sehari-hari saya jika belum mengunjungimu.
Saya sangat senang gurusiana, karena dengan setiap hari menulis di lamanmu, saya merasa seperti mengikuti pelatihan. Ada saja pengalaman-pengalaman baru yang saya peroleh untuk menambah wawasan dan memperbaiki tulisan saya. Dan yang paling membahagiakan adalah saya mempunyai banyak teman yang sama-sama menulis di lamanmu, mereka semua adalah gurusianer hebat. Saya beruntung menjadi salah satu bagian darimu, Gurusiana. Harapan saya, semoga kehadiran tulisan-tulisan saya bisa memberi warna pada halamanmu.
Nah, Gurusiana sampai di sini dulu ya, semoga lain waktu saya bisa bercerita lagi tentang pengalaman saya bersamamu.
Salam literasi
Karawang, 11 Juni 2020.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan