Sapardi Djoko Damono
(Tantangan Gurusiana 365 Hari Ke-188)
Oleh : Hj. Septa Arfina, S.Pd
Namamu terukir indah di bumi pertiwi
Karyamu memenuhi ruang sastra negeri
Kami pengagummu tak pernah menyadari
Suatu saat kau akan pergi
Namamu menggema dalam karya-karyamu
Aku tertegun dalam Hujan Bulan Juni
Karena tak ada yang lebih tabah
Dari hujan bulan juni
Kami tak bisa mencegahmu pergi
Meski Aku Ingin
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Pada Suatu Hari Nanti
Karyamu akan tetap dikenang meski kau tiada
Karyamu kekal dalam dunia nyata
Karena Yang Fana Adalah Waktu
Memungut detik demi detik
Walau Hanya
Hanya suara burung yang kau dengar
Pada Hatiku Selembar Daun
Yang melayang jatuh pada selembar daun
Hujan membasahinya
Ingin rasanya Kuhentikan Hujan
Karena merindukan matahari
Sampai pada saat yang abadi
Pada Ruang Tunggu
Kau akan menjadi Kenangan
Selamat jalan pujangga indonesia
Namamu akan tetap hidup meski kau tlah tiada
Karyamu akan selalu hadir di setiap generasi indonesia
Terima kasih akan jasamu
Indonesia bangga memilikimu
Sapardi Abadi
Salam literasi
Karawang, 20 Juli 2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan