Hj.Septa Arfina S.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Tanggung Jawab Seorang Kakak

(Tantangan Gurusiana 365 Hari Ke-176)

Oleh : Hj. Septa Arfina, S.Pd

Hari itu adalah hari terakhir pendaftaran peserta didik baru untuk tingkat SMP. Pendaftaran terakhir itu melalui jalur akademis. Jalur akademis adalah jalur berdasar nilai rapor. Nilai rapor diambil dari kelas 4 semester 1 dan 2, kelas 5 semeseter 1 dan2 dan kelas 6 semester semester 1. Data penunjang yang lainnya adalah DTA. Pendaftaran jalur lainnya sudah selesai. Jalur zonasi, Afirmasi, dan prestasi.

Para orang tua yang sudah mendaftarkan anaknya melalui jalur ini merasa belum tenang sampai waktu pengumuman kelulusan diumumkan melalui pendaftaran online. Pada pendaftaran ini seluruh orang tua bisa melihat posisi putra-putri mereka melalui internet. Pendaftaran akan ditutup pukul 14.00. sebelum waktu tersebut, pendaftar yang sudah berada di luar posisi, bisa mendaftar ke sekolah lain yang kuotanya masih kosong.

Saat waktu mendekati pukul 14.00, seorang pemuda duduk bersandar di sebuah tiang kelas. Wajahnya kusut. Pikirannya galau. Rasanya pemuda ini sudah duduk di situ lebih dari 3 jam. Ia sedang menunggu hasil pengumuman pendaftaran hari ini. Ia mendaftarkan adiknya di sekolah tempat saya mengajar. Sebagai panitia, saya menghampirinya kemudian dia bercerita bahwa posisi adiknya sudah no. 2 dari bawah. Ia bingung kalau sampai adiknya tidak diterima. Ia berdoa semoga sampai waktu pendaftaran tutup tidak ada yang daftar lagi. Saya ikut prihatin melihat kesungguhan tanggung jawab pemuda ini terhadap sekolah adiknya.

Pukul 14.00 pendaftaran ditutup. Pemuda itu sangat senang, terpancar bahagia di wajahnya. Akhirnya adik yang didaftarkannya lulus. Kami panitia menyaksikannya dari kejauhan ikut terharu dan senang. Akhirnya sang pemuda menyalami seluruh panitia dan berterima kasih karena sudah mendoakan adiknya. Tak lupa ia bersyukur kepada Allah atas karunia ini.

Dari peristiwa itu kita bisa mengambil sebuah pembelajaran, bahwa doa dan kesabaran akan berbuah manis. Semoga kita bisa meneladani kesabaran pemuda tersebut.

Salam literasi

Karawang, 8 Juli 2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post