Hj.Septa Arfina S.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Kak Ratih

(Tantangan Gurusiana 365 Hari Ke-206)

Oleh : Hj. Septa Arfina, S.Pd

Kak Ratih adalah gadis yang cantik. Badannya tinggi semampai. Rambutnya hitam lebat, terurai indah di bahunya. Kulitnya kuning langsat dan senyumannya manis sekali. Kak Ratih disukai banyak orang, karena dia ramah dan cantik. Kecantikan kak Ratih membuat aku sangat membencinya. Aku tak suka dengan penampilan kak Ratih. Kak Ratih selalu tampil cantik sehingga membuat orang-orang tak mempedulikanku. Setiap tamu yang datang lebih banyak memperhatikan kak Ratih dibanding aku. Hal itu paling aku benci.

Kebencianku pada kak Ratih tak pernah berhenti. Walau kak Ratih tak pernah membalas tingkah lakuku padanya. Kak Ratih selalu sayang padaku. Seluruh keperluanku dipenuhi olehnya. Kak ratih berusaha mengambil hatiku, meskipun aku tak pernah membalasnya dengan kebaikan. Aku sering membiarkan Kak Ratih dalam kesedihan menerima perlakuanku. Entah kenapa aku justru merasa senang menyaksikannya. Ibu juga sering menasihatiku agar aku patuh dan menghormati kak Ratih. Namun aku tetap pada sikapku yang tak mau berdamai dengan kak Ratih.

Pagi ini aku bergegas berangkat ke sekolah. Tanpa melihat kiri kanan aku berjalan dengan cepat. Tiba-tiba sepeda motor hampir menabrakku. Untung ada seseorang yang mendorongku. Aku baik-baik saja. Namun orang yang menolongku terluka parah. Aku tertegun, ternyata yang menolongku adalah Kak Ratih. Aku tak merasa bersalah bahkan tak berterima kasih. Sikapku ini membuat ibu sangat marah dan sempat menamparku. Ibu menangis sambil bercerita masa lalu kak Ratih yang menyedihkan. Di usia yang sangat muda ia harus melahirkan seorang putri. Aku terkejut mendengarnya, karena yang aku tahu kak Ratih belum menikah. Namun ada yang lebih membuatku terkejut, putrinya itu adalah aku. Aku menangis mendengar cerita ibu, aku telah berdosa kepada kak Ratih yang tak lain adalah ibuku sendiri. “Maafkan aku Mama”. Ucapku lirih sambil mencium kakinya.

Salam literasi

Karawang, 7 Agustus 2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post