Guru Tetap Bekerja Meskipun Pembelajaran Daring
(Tantangan Gurusiana 365 Hari Ke-244)
Oleh : Hj. Septa Arfina, S.Pd
Suasana pandemi Covid-19 ini membuat guru harus melaksanakan pembelajaran jarak jauh. Guru mengajar dari rumah atau sekolah melalui daring, sedangkan anak-anak tetap di rumah. Semua itu bertujuan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 yang sampai saat ini masih merebak. Jadi mau tidak mau situasi ini harus kita jalani dengan pikiran terbuka.
Persiapan untuk memulai pembelajaran jarak jauh ini sama dengan persiapan pembelajaran tatap muka. Guru tetap mempersiapkan perangkat pembelajaran sesuai dengan materi dan situasi pembelajaran saat ini. Guru tetap mempersiapkan mulai dari rencana pembelajaran, program semester, program tahunan, silabus dan rencana pembelajaran daring. Guru tetap memberi tugas, kemudian memeriksa tugas melalui Whatsapp Group, telegram atau aplikasi lainnya. Guru juga tetap melaksanakan ulangan harian, melaksanakan remedial melalui aplikasi quizizz atau yang lainnya.
Guru yang menjadi wali kelas juga tidak ada perubahan dalam tugasnya. Guru tetap memantau siswa setiap hari dengan mengambil absen setiap pembelajaran dimulai. Mengirim link pembelajaran tiap mata pelajaran. Wali kelas tetap memberi arahan dan memantau siswa dalam belajar dan dalam mengerjakan tugas. Wali kelas tak pernah ketinggalan mengingatkan siswa untuk selalu mematuhi perintah setiap guru yang mengajar. Wali kelas juga meluangkan waktu untuk berkonsultasi dengan paguyuban atau orang tua murid tentang masalah yang berkaitan dengan kemajuan siswa. Komunikasi selalu terjalin dengan baik antara guru dan orangtua.
Bagi guru, belajar daring dan belajar tatap muka tak ada bedanya dalam hal tugas. Guru tak pernah merasa tugasnya berhenti dengan adanya pembelajaran daring ini. Guru merasa tetap menjalankan kewajibannya dalam mencerdaskan dan membentuk karakter peserta didiknya. Laporan pembelajaran jarak jauh tetap ada mulai dari rencana pembelajaran sampai dengan penilaian.
Guru yang bertanggung jawab akan selalu menjalankan kewajibannya dengan baik dan senang hati. Mengajar bagi guru adalah ladang amal baginya. Mengajar selalu dengan hati, mendidik dengan penuh kegembiraan. Keberhasilan anak didik adalah kebahagiaan kami. Jangan pernah berkata guru tak bekerja karena pembelajaran jarak jauh. Kami guru, kami mencintai profesi kami. Kami mencintai anak didik kami. Kami akan selalu mengajar dan mendidik dengan hati, sekarang, esok maupun nanti dan dalam situasi apapun.
Salam literasi
Karawang, 14 September 2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan