Lamaran Yang Dinanti (Part 2)
(Tantangan Gurusiana 365 Hari Ke-250)
Oleh : Hj. Septa Arfina, S.Pd
Kami semua sudah selesai melaksanakan sholat isya. Semua diam tak ada yang bicara. Semua sibuk dengan pikiran masing-masing. Saudara dan tetangga sudah kembali kerumah masing-masing. Makananpun sudah dirapikan. Tak ada lagi digelar di tengah ruangan. Kulihat wajah ayah dan ibuku yang sendu. Keduanya juga tak bergeming dari duduknya. Ada rasa malu dalam dirinya, tapi tak tahu harus berbuat apa. Maafkan aku ayah dan ibu, apabila situasi ini membuat kalian terluka. Aku hanya berdoa, semoga semua ini hanya sementara, sebentar lagi Mas Akbar pasti datang.
Sebuah bus berhenti pas di depan rumahku. Waktu sudah menunjukkan pukul 22.00. Aku terkejut, semua berlari menuju pintu, ingin tahu siapakah gerangan yang berhenti di depan rumahku. Aku berharap semoga itu adalah Mas Akbar dan keluarganya. Mata kami semua memandang keluar, menatap jalanan tempat bus berhenti. Dari atas bus turun satu persatu, dan ternyata yang datang adalah Mas Akbar dan keluarganya. kegembiraan tak bisa kusembunyikan, aku senang dan bersyukur. Pikiranku tak salah, Mas Akbar tak mungkin mengingkari janjinya. Kami mempersilakan tamu untuk masuk, meski sudah hampir larut. Mas Akbar menjelaskan mengapa ia dan keluarganya terlambat datang. Ternyata bus yang ia sewa untuk membawa rombongannya juga terlambat datang. Hanya ia tak bisa mengabariku karena sinyal di daerahku yang tidak dapat menerima pesan.
Kami menyambut keluarga Mas Akbar dengan perasaan campur aduk. Perasaan yang tadinya kalut sudah mulai mereda. Aku dan keluargaku mendengar cerita dari pihak keluarga Mas Akbar. Akhirnya kami bisa memaklumi. Jarak dua daerah yang jauh membuat perjalanan yang tadinya direncanakan dengan baik bisa saja terjadi hambatan yang diluar rencana kita. Inilah yang namanya kehidupan, banyak hal yang diluar dugaan kita terjadi. Pihak keluarga Mas Akbar meminta maaf akan keterlambatannya. Akhirnya acara lamaran berjalan dengan lancar. Semua rencana telah diatur kedua belah pihak. Aku dan Mas Akbar bersyukur, Allah mewujudkan impian kami. semoga kedepannya semua rencana berjalan dengan lancar. Aamiin.
Salam literasi
Karawang, 20 September 2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan